
Jakarta, helloborneo.com – Perkuat peran sebagai penyedia teknologi dan layanan digital TelkomGroup mendukung Dewan Pers dan industri pers nasional dalam mengimplementasikan inovasi teknologi terkini bagi industri media, khususnya periklanan, dengan meluncurkan layanan digital bernama Tanah Air Digital Exchange (TADEX) sebuah premium programmatic advertising terbesar di Indonesia.
TADEX terbentuk sebagai hasil kolaborasi dua anak perusahaan TelkomGroup yakni Telkomsel dan Metranet bersama dengan Dewan Pers, Task Force Media Sustainability dan Asosiasi Periklanan.
Dalam peluncuran TADEX yang diselenggarakan secara virtual, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyambut baik kolaborasi antara dewan pers, Task Force Media Sustainablity, dan TelkomGroup yang menciptakan inovasi teknologi bagi industri media, khususnya periklanan dengan menghadirkan TADEX.
“Saya yakin TADEX akan memberikan angin segar karena menawarkan model bisnis periklanan digital berkelanjutan, membuka banyak peluang-peluang baru yang bermanfaat bagi advertiser, publisher, marketer, dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran TADEX menjadi momentum penting untuk melahirkan lompatan-lompatan baru, menciptakan ekosistem digital yang lebih baik, dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Jokowi, Rabu (30/6/2021) lalu.
Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir mengatakan bangsa Indonesia harus optimis dan yakin, walau ada pelemahan konsumsi dan tantangan ekonomi, kebutuhan beriklan tidak akan hilang.
“Ini momen bersejarah bagi ekosistem periklanan digital. Platform ini merupakan premium publisher programmatic pertama karya anak bangsa yang tidak kalah dengan platform periklanan global lainnya, dimana TADEX hadir dari Indonesia untuk Indonesia,” jelasnya.
Ketua Dewan Pers Indonesia, Mohammad Nuh mengatakan kehadiran TADEX akan membangkitkan kepedulian kita tentang data, dimana data menjadi asset yang sangat luar biasa dan harus kita kelola dengan baik oleh anak bangsa sendiri. Dengan demikian, kekayaan kita yang luar biasa itu tidak lari ke mana-mana manfaatnya dan justru akan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa Indonesia.
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan, Telkom telah mencanangkan diri untuk mendukung beragam ekosistem melalui optimalisasi teknologi digital, seperti UMKM, pendidikan, pertanian hingga pariwisata. Sejalan dengan transformasi untuk menjadi digital telco yang tengah dilakukan Telkom saat ini.
Sebagai layanan premium programmatic periklanan, TADEX memiliki tiga fitur yang menjadi unggulan. Pertama, TADEX terhubung dengan sistem big data analytics milik TelkomGroup, sehingga iklan yang ditayangkan akan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai dengan target segmen yang diinginkan oleh pengguna atau pengiklan. Kedua, TADEX menawarkan beragam kategori media penyaluran iklan digital, mulai dari SMS, MMS, aplikasi, hingga situs web dari para publishers terpercaya. Dengan saluran media yang beragam tersebut dapat menjangkau sebanyak mungkin pelanggan atau penerima iklan. Ketiga, TADEX memungkinkan penggunanya untuk melakukan personalisasi iklan secara luas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasangan iklan, serta menjalankan programmatic ads melalui publisher yang terpercaya. Hal ini menjadikan pemasangan iklan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pengguna atau pengiklan.
Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan dengan menghadirkan layanan periklanan digital TADEX kolaborasi Telkomsel dan Metranet yang di inisiasi oleh TelkomGroup untuk membantu pelaku industri media dan periklanan di Indonesia agar dapat terus tumbuh dan berkembang melalui solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan di industri.
“TADEX diharapkan dapat menjadi solusi untuk menciptakan skema periklanan digital yang sehat, sehingga dapat berkontribusi dalam membentuk ekosistem pers nasional yang berkelanjutan dan juga ramah bagi para pembaca, khususnya dalam hal pengalaman menikmati konten dari publishers,” tutupnya. (/sop/hb)