Polisi Berau Amankan Ratusan Batang Kayu Curian

N Rahayu

Foto Istimewa.

Berau, helloborneo.com – Kepolisian Resor atau Polres Berau amankan sekitar 125 batang kayu hasil perambahan atau pencurian di kawasan hutan di daerah itu.

“Petugas menyita 125 batang kayu ilegal dan menangkap tiga pelaku pembalak liar di Jalan Poros Kelay-Wahau Kilometer 115, Kecamatan Kelay Kamis (24/6),” ujar Kepala Urusan atau Paur Humas Polres Berau, Iptu Suradi ketika ditemui helloborneo.com di Berau, Kamis.

Kayu hasil perambahan tersebut diangkut menggunakan truk-truk ekspedisi yang seharusnya memuat barang-barang logistik, yang rencananya akan dibawa ke Samarinda.

Polisi Berau mendapat informasi terkait adanya kegiatan pembalakan liar di Kecamatan Kelay, kemudian anggota Satuan Reserse dan Kriminal atau Satreskrim Polres Berau melakukan penyelidikan.

Anggota Satreskrim Polres Berau menemukan dua unit truk berwarna hijau dengan nomor polisi B 9820 BXT yang dikendarai oleh SR (30 tahun) dan B 9826 BXT yang dikendarai WM (27 tahun).

“Kedua masing-masing memuat 37 batang dan 88 batang kayu, total ada 125 batang kayu jenis Meranti dan Bangkirai berbagai ukuran,” jelas Suradi.

Kemudian tidak jauh dari lokasi kedua truk tersebut, terdapat satu truk warna putih dengan nomor polisi B 9075 EXT yang dikemudikan oleh IS (34 tahun), sedang menunggu kayu yang akan dimuat.

Anggota Satreskrim Polres Beraua melakukan penyergapan terhadap kegiatan pencurian kayu tersebut, dan diketahu IS sebagai penghubung pemilik kayu berinisial AT.

“AT pemilik kayu ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) dan petugas melakukan pengejaran buronan itu,” tegas Suradi.

“Ketiga pelaku pembalakan liar yang ditangkap terancam hukuman minimal satu tahu dan maksimal lima tahun penjara, serta denda palin sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar,” tambahnya.

Ketiganya terancam Pasal 83 ayat (1) huruf b junto pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Berkelanjutan. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.