Jumlah Kasus Covid-19 Terus Meningkat, DPRD Berau Minta Pemda Berau Prioritaskan Insentif Nakes

Nita Rahayu

Foto Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

Berau, helloborneo.com – Sebagai garda terdepan dalam penanganan covid 19, DPRD Kabupaten Berau, melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan Satgas penanganan covid 19 beberapa waktu lalu meminta agar tenaga kesehatan turut diperhatikan.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan insentif tenaga kesehatan harus dibayar cepat, hal itu setelah diketahui beberapa kali instentif mereka lambat dicairkan, karena alasan administrasi.

“Saya pikir tidak alasan kenapa harus insentif mereka lambat di bayarkan, padahal mereka yang paling depan menangani kalau ada orang terkena covid, kalau alasan administrasi ya tuntaskan segera”, ucapnya (13/8/2021).

Selain itu, kesehatan para tenaga medis ini juga menjadi sorotan, sebab saat ini juga telah banyak dari mereka, yang terpapar covid 19, membuat pelayanan terhadap pasien terhambat, sementara pasien positif terus bertambah setiap harinya.

“Kesehatan nakes ini juga perlu di perhatikan, apalagi sekarang jumlah kasus semakin banyak, kalau mereka tumbang, siapa yang akan menangani pasien ini,” tambahnya.

Selain persoalan tenaga kesehatan, rapat dengar pendapat itu juga menyoroti kinerja satgas di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Berau, sebab beberapa kecamatan yang dulunya merupakan zona hijau, kini telah berubah menjadi zona kuning, salah satunya Kecamatan Maratua.

“Kerja satgas kecamatan juga itu harusnya dikontrol, apa namanya kalau ada satgas yang bertugas disana tapi yang dulunya hijau sekarnag malah jadi kuning bahkan ada yang Oren,” tutupnya. (nr/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses