Pelajar di Balikpapan Ditangkap Polisi Karena Sebarkan Video Asusila

David Purba

Foto Istimewa.

Balikpapan, helloborneo.com – Pelajar di Kota Balikpapan ditangkap jajaran polisi Unit Tindak Pidana Tertentu Satuan Reserse Kriminal atau Tipiter Satreskrim Polresta setampat karena menyebarkan video asusila.

Kapolresta Balikpapan Komisaris Besar Polisi Thirdy Hadmiarso saat ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Jumat menjelaskan, video asusila direkam saat pembelajaran daring atau online kemudian disebarkan, korban menyalakan kamera hanya untuk iseng.

Kejadian bermula saat pembelajaran daring dimulai, korban yang melakukan aksi tdak senonoh terlihat saat proses belajar daring atau online dimulai.

Seorang pelajar lain berinisial A langsung merekam aksi tak senonoh yang terpampang di aplikasi belajar daring tersebut, selama 41 detik.

Selesai merekam, pelajar berinisial A lantas mendistribusikan video asusila yang direkamnya tersebut, sehingga video menjadi viral di sejumlah media sosial.

Polisi menelusuri asal muasal video tidak senonoh pelajar di salah satu sekolah di Kota Balikpapan berdurasi 41 detik itu.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa tiga unit telepon seluler, dan sejumlah tangkapan layar aplikasi pesan singkat antara korban dan tersangka.

Kapolres Thirdy memastikan sanksi bagi pelaku penyebar video asusila berinisial A tersebut tetap berlanjut, kendati akan diberlakukan keadilan restoratif (restorative justice) karena pelaku masih di bawah umur.

“Proses hukum tetap berjalan, saat ini pelaku masih ditahan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.