Anggaran Insentif Tenaga Kesehatan COVID-19 Penajam Rp5,5 Miliar

Ari B

Foto Kepala Dinkes PPU, Jense Grace Makisurat.

Penajam, helloborneo.com – Anggaran insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVI-19 di Kabupaten Paser Utara, dialokasikan lebih kurang Rp5,5 mmiliar.

“SPJ (surat pertanggungjawaban) insentif tenaga medis terlibat penanganan virus corona sudah selesai diproses,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penaja Paser Utara, Jense Grace Makisurat ketika dihubung helloborneo.com di Penajam, Sabtu.

Selanjutnya tambah dia, tinggal menunggu pencairan anggaran yang dilakukan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pembayaran insentif tersebut ditransfer melalui rekening masing-masing tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19 yang telah diverifikasi.

Anggaran insentif bagi tenaga medis yang terlibat dalam penanganan virus corona lanjut Grace Makisurat, disiapkan sekitar Rp5,5 miliar.

“Insentif itu bagi tenaga medis yang bertugas di puskesmas maupun di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD yang terlibat penanganan COVID-19,” jelasnya.

“Pembayaran insentif tenaga kesehaan terhitung Agustus 2021 sampai Juni 2021,” tambah Grace Makisurat.

Dengan dibayarkan insentif tersebut menurut dia, akan membantu para tenaga kesehatan yang teru berjuang menangani virus corona.

Anggaran insentif bagi tenaga medis yang terlibat dalam penanganan COVID-19 tersebut diajukan melalui Perkada (peraturan daerah) mendahului anggaran perubahan 2021. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.