Sekolah di Zona Hijau Diminta Lakukan Belajar Tatap muka Satu Minggu

Ari B

Foto Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin.

Penajam, helloborneo.com – Sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang berada di zona hijau penyebaran COVID-19 diminta untuk melaksanakan pembelajaran secara langsung atau tatap muka terbatas satu minggu penuh.

“Bagi sekolah yang berada di daerah zona hijau, kami minta lakukan belajar tatap muka full satu minggu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.

Namun lanjut ia, pembelajaran tatap muka tersebut dengan jumlah peserta didik yang tetap dibatasi.

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara juga mendorong untuk seluruh sekolah mulai melaksanakan pembelajaran secara langsung atau tatap muka.

Hampir seluruh sekolah di empat kecamatan jelas Alimuddin, sudah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

Kecuali sekolah yang berada di wilayah perusahaan menurut dia, masih menggunakan sistem virtual (daring/online) karena penyebaran COVID-19 cukup rawan.

“Penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di seluruh sekolah tesebut untuk menutupi hilangnya dan kekurangan waktu belajar murid selama ini,” ucap Alimuddin.

“Menerapkan belajar tatap muka, kami bekerja sama dengan Satgas COVID-19 kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa setempat,” tambahnya.

Melakukan pembelajaran tatap muka terbatas kata Alimuddin, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar tidak terjadi klaster baru penularan virus corona.

Sesuai petunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah di masa pandemi COVID-10 diminta lebih menerapkan pendidikan karakter siswa.

Belajar tatap muka berorientasi, bagaimana proses pembelajaran bisa berjalan sebab kualitas pendidikan sudah mengalami penurunan selama mewabahnya virus corona.(adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.