Bangunan Puskesmas Talisayan Tidak Representatif, Direhabilitasi Tahun 2023

Dok. Wakil Bupati Berau, Gamalis saat mengunjungi puskesmas Talisayan. (Nr)

Berau, helloborneo.com – Beberapa bangunan pusat layanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) di kabupaten Berau perlu direhabilitasi, karena dianggap sudah tidak representatif untuk melayani kesehatan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Berau, Gamalis saat mengunjungi bangunan puskesmas di daerah pesisir. Senin (11/10) kemarin,mengatakan bangunan puskesmas yang perlu diperbaiki karena termakan usia yakni, puskesmas kecamatan Talisayan.

Dimana selain gedung tersebut sudah lama tidak pernah direhabilitasi, juga luas bangunan terlalu kecil sehingga sering tidak dapat menampung pasien yang dirawat. Padahal puskesmas talisayan merupakan salah satu penunjang layanan kesehatan utama bagi warga sekitar termasuk dari kecamatan Biatan, dan Batuputih.

“Ini menjadi urgen karena berhubungan langsung dengan masyarakat, belum lagi biasanya yang dari daerah lain seperti biatan juga berobat kesini”, ungkap Gamalis.

Selain itu fasilitas penunjang seperti mobil ambulance di puskesmas talisayan tidak pernah diganti sejak tahun 2009. Sementara jarak tempuh rujukan pasien bisa mencapai 160 km, ke rumah sakit umum Abdul Rivai di ibukota kabupaten Berau, Tanjung Redeb.

“Fasilitasnya juga, ambulans yang ada disini juga sudah lama tidak diganti, kasihan kalau mengantar pasien ke Tanjung Redeb, apalagi dengan kondisi jalan kita yang bgitu tadi”, tambahnya.

Wakil Bupati Berau, Gamalis menambahkan, rencana rehabiltasi puskesmas talisayan sudah masuk perencanaan tahun 2022, namun untuk realisasinya kemungkinan di tahun 2023 karena sudah ada tiga unit puskesmas lain yang masuk perencanaan lebih awal. Diantaranya di kelurahan Tanjung Redeb dan kelurahan Bugis yang dinilai juga membutuhkan rehabilitasi bangunan.

“Baru bisa kita realisasi di 2023, tapi sudah ada diperencanaan, kenapa, karena ada tiga puskesmas juga yang akan di perbaiki di tanjung dan Bugis”, tutupnya. (nr/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses