29 SMP di Berau Mulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Suasana Pembelajaran Tatap Muka Perdana di Kabupaten Berau, (Nr)

Berau, helloborneo.com – Pembelajaran Tatap Muka bergulir seiring melandainya kasus positif covid 19. Sebanyak 29 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten Berau, mulai melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, pada hari Senin (11/10).

Bupati Berau, Sri Juniarsih di hari pertama berlangsungnya pembelajaran tatap muka terbatas menyatakan, Berau saat ini berstatus PPKM level 3, sehingga bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kita memang masih statusnya level tiga, tapi kita secara hitungan kasus melandai, dan statusnya zona kuning, jadi sesuai peraturan pusat, sekolah bisa tatap muka”, ungkapnya.

Bupati menegaskan peserta didik dan guru harus divaksin untuk bisa melangsungkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Sementara berdasarkan data dinas kesehatan progres vaksinasi bagi pelajar baru mencapai 70 persen untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sedangkan guru seluruhnya sudah selesai divaksin.

“Guru semua sudah vaksin, sudah lama kan itu memang yg diutamakan, kalau siswa sendiri, sudah 70 persen ya”, tambahnya.

Untuk pembelajaran tatap muka bagi siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), Taman Kanak-Kanak (TK), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bupati perempuan pertama di bumi batiwakkal itu menegaskan, masih perlu pertimbangan karena vaksin untuk anak usia tersebut hingga kini belum tersedia.

Pemerintah Kabupaten Berau menunggu seluruh wilayah berstatus zona hijau dari penyebaran virus Covid-19 sebelum memutuskan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara menyeluruh.

“Kalau SD sampai Paud kita masih akan coba koordinasikan ya sepertinya, mungkin kita tunggu dulu zona benar-benar hijau baru bisa kita putuskan” tutupnya. (nr/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.