PTM Terbatas, DPRD Paser Ingatkan Sekolah Tak Lalai Terapkan Prokes

TB Sihombing

Anggota Komisi II DPRD Paser, Abdul Aziz. (TBS)
Anggota Komisi II DPRD Paser, Abdul Aziz. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Sebanyak 16 SMP sederajat di Kabupaten Paser telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas melalui rekomendasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser.

Menanggapi hal tersebut,  Anggota Komisi II DPRD Paser, Abdul Aziz mengingatkan untuk tak lalai, khususnya guru atau tenaga pengajar di sekolah. Harus benar-benar memperhatikan penerapan protokol kesehatan (Proses) Covid-19.

“Proses harus diindahkan. Artinya, jangan sampai semua warga di sekolah terlena,” tegas Abdul Aziz, Rabu (20/10/2021).

Ia mengaku hingga saat pihaknya melihat secara langsung bagaimana penerapan belajar-mengajar di sekolah masa pandemi Covid-19, sejak dilakukan pembelajaran secara daring karena virus asal Wuhan, Tiongkok itu merebak sekira Maret 2020 lalu.

“Memang sudah ada rencana melihat penerapan. Apakah berjalan sesuai harapan dengan proses yang harus diterapkan. Kami akan masukkan di Badan Musyawarah  jadi kegiatan Komisi II melakukan kunjungan ke sekolah,” terang politisi Partai Golkar itu.

Sementara itu, SMP Negeri 1 Tanah Grogot salah satu dari belasan sekolajhyang mulai melaksanakan PTM terbatas menjelaskan saat ini pembelajaran mulai pukul 07.30 Wita sampai 09.30 Wita. Sementara kuota siswa hanya 50 persen tiap-tiap ruang kelas. Sisanya daring dari total 560 siswa.

“Seharinya tiga mata pelajaran. PTM terbatas ini dilaksanakan Senin hingga Kamis saja,” kata Kepala SMP 1 Tanah Grogot, Nurwinanto.

Penerapan protokol kesehatan sangat ketat. Guna menghindari adanya kerumunan, pihak sekolah membagi tiga pintu gerbang. Pengecekan suhu tubuh, kalau lebih dari 36 derajat celcius, maka diminta pulang. Namun selama pelaksanaan PTM terbatas belum ada siswa yang suhu badannya tinggi atau mencapai 37 derajat celcius.

“Bagi siswa yang daring di rumah, tetap mendapatkan tugas dan dikumpulkan esok harinya,” jelasnya.

Mengenai vaksinasi bagi siswa belum semuanya telah disuntik vaksin. Sedangkan tenaga pengajar keseluruhan telah divaksin.

“Ya untuk guru yang ada komorbid atau penyakit penyerta hanya bisa mengajar via online,” sebut Nurwinanto. (adv/sop/tan)

Daftar SMP sederajat melaksanakan PTM
1. SMP Negeri 1 Tanah Grogot
2. SMP Negeri 2 Tanah Grogot
3. SMP Negeri 5 Tanah Grogot
4. SMP Negeri 8 Tanah Grogot
5. SMP Negeri 3 Pasir Belengkong
6. SMP Negeri 5 Pasir Belengkong
7. SMP Negeri 6 Pasir Belengkong
8. SMP Negeri 7 Pasir Belengkong
9. SMP Negeri 4 Batu Sopang
10. SMP Negeri 2 Long Kali
11. SMP Negeri 3 Long Kali
12. SMP Negeri 6 Long Kali
13. SMP Negeri 1 Muara Samu
14. SMP Negeri 2 Muara Samu
15. SMP Muhammadiyah Tanah Grogot
16. SMPIT Al-Khawarizmi Tanah Grogot
.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.