2022 Disdik Berau Optimis Seluruh Sekolah Terapkan PTM

N Rahayu

Berau, helloborneo.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau optimis awal tahun 2022 genap 100 persen sekolah  tingkat SD dan SMP bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Berau, Suprapto, dari data yang ia terima, satuan pendidikan yang menggelar pembelajaran tatap muka kian bertambah.

Ia berpendapat untuk menggelar PTM saat ini tidak mudah, sekolah harus melengkapi syarat administarsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya mengurus berkas tersebut harus mendapat persetujuan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) dan Satgas Covid-19 setempat.

“Itu kita serahkan ke satuan pendidikan masing-masing, mereka sambil proses ini secara bertahap akan dibuka 100 persen,” jelasnya, Rabu (27/10/2021)

Ia berharap agar kasus Covid-19 di Berau semakin menurun, sehinga pada awal tahun 2022 sudah bisa dilakukan PTM 100 persen sesuai dengan apa yang telah pihaknya targetkan.

Ia mengatakan, pentingya bagi satuan pendidikan untuk melengkapi berkas administrasi agar jika terjadi suatu masalah maka hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama termasuk dengan orangtua, bukan hanya sekolah tersebut atau dilimpahkan semua ke Dinas Pendidikan.

“Tidak bisa kita paksakan, masing-masing satuan pendidikan harus berproses melengkapi syarat administrasinya,” sambungnya.

Ia menambahkan, terkait dengan vaksinasi tenaga pengajar, diakui Suprapto saat ini angka persentase sudah berada diatas angka 90 persen, namun masih menyisakan beberapa guru yang tidak bisa divaksin karena memiliki riwayat penyakit.

“Kalau vaksin kan sudah kita prioritaskan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Adang menuturkan, untuk saat ini SMP yang sudah diberikan rekomendasi sebanyak 33 sekolah dari 49 sekolah yang mengajukan beberapa waktu lalu.

“Ada peningkatan. Sebelumnya hanya 29,” paparnya.

Ia menuturkan, setiap ada sekolah yang mengajukan persyaratan untuk melaksanakan PTM. Namun harus tetap memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan oleh Ketua Satgas Covid-19 yakni Bupati Berau.

“Kita tidak bisa sembarang mengeluarkan rekom,” paparnya.

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah. Untuk SD ada 44 sekolah yang mengajukan. Namun yang baru disetujui sebanyak 7 sekolah.

“Belum ada penambahan untuk diberikan rekom,” jelasnya.

Meskipun saat ini tren kesembuhan terus menurun, namun bukan acuan untuk seenaknya memberikan kebebasan sekolah melaksanakan PTM.

“Kan ada indikator yang harus dipenuhi,” tutupnya. (sop/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.