David Purba

Balikpapan, helloborneo.com – Kasus Penganiayaan yang melibatkan oknum keamanan Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, terhadap staf kontraktor yakni Anhar (22), terus bergulir, di mana petugas keamanan melaporkan balik Anhar yang sebelumnya mengaku jadi korban penganiayaan.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro saat ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Jumat membenarkan perihal laporan yang dilayakan petugas keamanan Dinas Pekerjan Umum, karena. merasa dirinya yang dipukul lebih dulu.
“Iya keduanya saling lapor. Korban (Anhar) melapor, sekuritinya juga melapor karena merasa dipukul duluan,” ujarnya.
Sejauh ini proses penyelidikan terhadap kasus penganiayaan yang terjadi di kantor Dinas Pekerjaan Umum tersebut belum menetapkan tersangka.
“Ini sedang kami proses dan mendalami fakta-faktanya. Masih proses pemeriksaan, awal mulanya ada cekcok dan saling memukul,” jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, Andi Yusri Ramli, mengaku menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak berwajib.
“Saat ini sudah ditangani aparat berwajib,” kata dia. (bp/tan)
















