Yor MS

Balikpapan, helloborneo.com – Direktorat Polairud (polisi air dan udara) Kepolisian Daerah Kalimantan Timur atau Polda Kaltim mengoptimalkan patroli di wilayah perairan setempat karena masih rawan terhadap aktifitas ilegal dan penyelundupan.
“Jalur perlintasan peredaran narkoba serta aktifitas ilegal fishing menjadi perhatian utama kami melalui Direktorat Polairud,” ujar Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak ketika ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Rabu.
“Polair itu mengemban tugas memelihara kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), serta mencegah terjadinya kriminalitas. Bahkan melakukan penindakan hukum apabila terjadi kriminalitas,” tambahnya.
Untuk target-target pengamanan wilayah perairan tersebut, menurut Herry Rudolf Nahak, kegiatan patroli perairan akan tetap dioptimalkan.
“Jadi yang utama itu, ilegal fishing dan kedua narkotika yang menjadi perhatian utama kita”, ucapnya.
Kapolda Herry Rudolf Nahak dalam kesempatan peringatan HUT ke-71 Korps Polairud menegaskan antisipasi terhadap dua potensi kerawanan di wilayah perairan perlu dilakukan secara terus menerus.
Peringatan HUT ke-71 Korps Polairud di Kalimantan Timur dipusatkan di Mako Dit Polairud Polda Kaltim Jalan Alam Baru Somber, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.
Upacara berlangsung di gedung pertemuan Ditpolairud yang terhubung secara teleconfrence dengan Markas Besar Korps Polairud. Rangkaian peringatan HUT ditutup dengan acara syukuran bersama seluruh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim. (bp/hn)
















