Operasi Lilin Mahakam 2021 Beri Atensi Potensi Penyebaran Omicron

Yor MS

Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak serta sejumlah pejabat lintas instansi memaparkan pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2021 usai apel gabungan di Balikpapan.

Balikpapan, helloborneo.com – Operasi Lilin Mahakam 2021 di wilayah Kalimantan Timur memberikan atensi atau perhatian terhadap penyebaran COVID-19 varian Omicron di daerah itu.

Sedikitnya 2.000 personel gabungan TNI dan Polri, pemerintah daerah serta organisasi masyarakat dan kepemudaan di Kalimantan Timur terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Pelaksanaan operasi ditandai dengan penyematan pita oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor kepada perwakilan personel dalam apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Kamis.

Keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2021 serta libur Tahun Baru 2022 menjadi fokus utama operasi yang digelar secara terpusat tersebut.

Peningkatan mobilitas masyarakat dua momen itu mendapat atensi aparatur terkait selama operasi berlangsung. Mengingat tren ini dikhawatirkan bakal meningkatkan risiko penularan COVID-19, wabil khusus potensi munculnya varian baru, Omicron.

“Apel gabungan ini salah satu atensinya dalam rangka mengantisipasi berkembangnya dan meningkatnya penularan COVID-19,” kata Gubernur Isran Noor ketika ditemui helloborneo.com.

Ia juga mengatakan, sesuai Instruksi Mendagri Nomor 66/2021, agar perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dilaksanakan dengan tetap mentaati protokol kesehatan secara disiplin.

Apalagi melihat fakta bahwa daya tular Omicron yang lima kali lebih tinggi ketimbang varian Delta.

“Di Kaltim memang belum ada indikasi (varian Omicron). Tapi membahayakan juga, apalagi kalau yang tertular itu memiliki komorbid,” jelasnya.

Mengenai pengawasan, Isran Noor memastikan seluruh teknisnya telah tercantum dalam panduan pelaksanaan libur Nataru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, mulai dari tempat ibadah, tempat keramaian masyarakat, objek wisata, hingga jalur lintas kabupaten/kota.

“Aplikasi peduli lindungi harus diterapkan, di mall, restoran, hotel dan tempat lain sebagainya. Harus jadi perhatian, terutama bagi mereka-mereka yang mau berkumpul-kumpul,” tegasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses