Tingkat Prevalensi Narkoba Secara Nasional Mengalami Peningkatan

Yor MS

Kepala BNNK Balikpapan, Risnoto.

Balikpapan, helloborneo.com – Tingkat prevalensi narkoba secara nasional mengalami peningkatan, dari 1,8 persen pada 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021 dan data tersebut tampak berbanding lurus dengan jumlah pengungkapan kasus peredaran.

Badan Narkotika Nasional Kota atau BNNK Balikpapan dalam kurun tahun 2021 lalu, berhasil mengungkap lima dari target empat kasus.

Dari sederet kasus itu, kami mengamankan enam tersangka dengan jumlah barang bukti 21,55 gram sabu-sabu, dan 33,54 gram narkotika jenis ganja sintetis,” ujar Kepala BNNK Balikpapan Risnoto ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Dari pendalaman terhadap kasus-kasus yang terungkap, BNNK Balikpapan mengidentifikasi sejumlah penyalahguna dan melakukan rehabilitasi, sepanjang 2021 ada 91 penyalahguna direhabilitasi.

Mengenai sebaran wilayahnya, ada 35 orang di Balikpapan Barat, Balikpapan Timur satu orang, Balikpapan Utara 16 orang, Balikpapan Selatan 14 orang, Balikpapan Utara 16 orang, Balikpapan Tengah sembilan orang, Balikpapan Kota empat orang, serta luar daerah 12 orang.

“jadi intinya kami melakukan upaya pemberantasan dan rehab bagi mereka yang sudah terlanjur. Jadi kami secara terstruktur lakukan itu dan terus berjalan,” jelas Risnoto.

Dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba, langkah BNNK Balikpapan dimulai dengan mencari penyalahguna hingga menangkap pengedarnya. Sehingga bukan hanya jaringan pengedar, tapi juga penyalahguna diamankan untuk menentukan apakah dilakukan proses hukum.

Assesment atau tindakan penilaian untuk mengetahui kondisi residen akibat penyalahgunaan narkoba, hingga dilakukan rehabilitasi diterapkan kepada pecandu yang kedapatan oleh petugas namun tak ditemukan barang bukti.

“Untuk penanganan tentunya kami pilah-pilah. Kalau mereka masuk dalam jaringan (pengedar), kami lakukan proses hukum. Kalau pecandu tapi ada barang bukti padanya, kami juga proses hukum dan rehab,” kata dia. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.