David P
Balikpapan, helloborneo.com – Sebanyak 290 jemaah umrah asal Kalimantan Timur dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi, pada Kamis (13/1) sore. Mereka merupakan jamaah umrah dari Kota Balikpapan, Samarinda, Kabupaten PPU serta Paser.
Jemaah kali ini merupakan rombongan ke tiga yang diberangkatkan dari Kaltim, setelah gelombang pertama dengan jumlah 50 jemaah diberangkatkan 8 januari 2022 lalu melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
“Pada 10 Januari juga sudah diberangkatkan 20 jamaaah umrah asal Kaltim,” kata Kanwil Sub Koordinator Penyelenggara Umroh dan Haji Khusus Ahmad Munir Gawi, Rabu (12/1).
Selanjutnya, para jemaah akan menjalani tes PCR untuk kemudian menjalani karantina di Asrama Haji Pondok Gede sebelum berwngkay menuju tanah suci.
Di tengah situasi pandemi saat ini, jemaah diminta untuk benar benar menerapkan protokol kesehatan (prokes). Mulai dari pemberangkatan hingga tiba di Arab Saudi.
Kepala Kantor Cabang Samira Travel Balikpapan Yulda Susanti menambahkan, selama pandemi terjadi kenaikan tarif perjalanan umrah.
Kenaikan ini sebagai impact dari tambahan biaya tes PCR dan Karantina selama tujuh hari di Arab Saudi.
“Harga biasanya Rp 23 juta, tapi sekarang paling rendah Rp 35 juta karena ada keperluan PCR dan karantina,” singkatnya. (yor)

















