Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah (ESY)

Siswa SMP Negeri di Penajam Paser Utara Terkonfirmasi Corona

ES Yulianto

Ilustrasi pembelajaran tatap muka (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Seorang siswa di salah satu SMP Negeri berusia 12 tahun di Kabupaten Penajam Paser Utara, diketahui terkonfirmasi virus corona berdasarkan laporan harian COVID-19 di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Grace Makisurat saat dikonfirmasi helloborneo.com di Penajam, Sabtu, tidak membantah adanya siswa yang terkonfirmasi COVID-19.

Pasien berkode 4452 tersebut tidak mengalami gejala, sedangkan teman sekelasnya harus menjalani isolasi mandiri selama lima hari ke depan terhitung sejak Jumat 21 Januari 2022.

“Setahu saya ada anak SMP yang terkonfirmasi COVID-19. Tidak ada gejala, sudah isoman dan satu kelas kami suruh isolasi mandiri,” jelasnya

Anggota DPRD Kalimantan Timur Daerah Pemilihan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser Herianti menegaskan, harus ada evalusi terhadap pembelajaran tatap muka di kabupaten setempat, jika setelah dievaluasi berjalan baik dan tidak ditemukan kasus maka belajar tatap muka dilanjutkan.

“Sebenarnya harus dievaluasi serta kesadaran anak dan orang tua. Dengan adanya kasus ini harus ada evaluasi pemerintah kabupaten, kalau tidak ada kasus belajar tatap muka bisa lanjut,” ucapnya.

Kekhawatiran varian baru COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara harus menjadi perhatian apalagi dengan adanya varian baru Omicron sudah masuk di Indonesia.

“Karena kondisi saat ini New Normal ditambah lagi adanya varian baru Omicron sudah masuk ke Indonesia,” kata politikus PDIP tersebut.

Pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara Hamdan Pongrewa mengatakan, tidak melakukan evaluasi terkait adanya kasus terkonfirmasi virus corona terhadap siswa tersebut, dan beranggapan bahwa kondisi COVID-19 memang mengalami peningkatan namun tidak signifikan.

“Saya pikir sudahlah tidak perlu evaluasi pembelajaran tatap muka, sekarang sudah bagus karena kami evaluasi peningkatan yang terpapar juga tidak signifikan,” ujarnya. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses