MPR RI: Elemen Bangsa Wajib Dukung Terwujudnya Ibu Kota Negara Baru

Bagus Purwa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama enam wakil lembaga tersebut meninjau lokasi ibu kota negara baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (27/1) (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan seluruh elemen bangsa wajib mendukung terwujudnya ibu kota negara Indonesia yang baru di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur.

Penegasan tersebut disampaikan Bambang Soesatyo saat meninjau lokasi ibu kota negara baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis. 

Pemindahan ibu kota negara bukan sesuatu yang baru jelas dia, melainkan rencana sejak lama yang digagas Bung Karno sejak 1957 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kebutuhan pemindahan ibu kota negara semakin mendesak dalam upaya penyebaran dan pemerataan ekonomi di kawasan timur, serta untuk mengurangi beban Pulau Jawa khususnya Jakarta terhadap pertumbuhan populasi penduduk yang demikian luar biasa.

“Pemindahan ibu kota negara itu sudah lama direncanakan dan di era Presiden Joko Widodo bisa diwujudkan ketika Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) disahkan menjadi undang-undang berkat upaya semua pihak,” ujarnya.

“Kiranya seluruh elemen bangsa dengan ini wajib mendukung terwujudnya ibu kota negara baru di wilayah Kalimantan Timur,” tambah Bambang Soesatyo.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama enam wakil lembaga tersebut meninjau titik nol dan kawasan inti pusat pemerintahan ibu kota negara baru, serta kawasan Bendungan Semoi-Sepaku.

Kunjungan yang dilakukan Pimpinan MPR RI menurut dia, untuk memastikan dan melihat langsung proses rencana pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru.

“Kami melihat secara langsung pembangunan ibu kota negara baru, termasuk lokasi pembangunan Istana Negara yang ditargetkan selesai pada 2024,” ucapnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono ikut pada peninjauan tersebut.

Hadir pula Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Pangdam VI Mulawarman Mayjen Teguh Pujo Rumekso dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Imam Sugianto.

Pimpinan MPR RI dan jajaran menteri beserta rombongan disambut langsung Pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa didampingi Ketua DPRD setempat Jon Kenedi. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.