33,8 Hektar Lahan Nusantara diproyeksi Untuk Mabes Polri

David P

Balikpapan, helloborneo.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi pembangunan Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (29/1) Siang.

Kunjungan kerja ini guna memastikan progres pembangunan sejumlah fasilitas penunjang di Ibukota Negara berjalan lancar.

“Beberapa waktu lalu UU IKN telah ditetapkan. Sehingga selanjutnya kami ingin memastikan bahwa progres pembangunan IKN bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kapolri di sela kunjungan kerja.

Menurutnya, secara umum pembangunan Nusantara tak menemui kendala berarti. Pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur diharapkan mampu semakin mengakselerasi pemerataan pembangunan dan ekonomi.

Lebih lanjut diterangkan, pembangunan Nusantara mengacu pada konsep Forest City. Itu berarti, Nusantara didesain sebagai Ibukota yang ramah lingkungan.

Seiring dengan itu, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) juga dipastikan segera berpindah ke Nusantara. Gedung inti Mabes rencananya akan dibabung di atas lahan seluas 3,8 hektar.

“Inti kawasan Mabes Polri yang disiapkan 3,8 hektar. Tapi tadi ada usulan tambahan dari Gubernur Kaltim 30 hektar,” ungkap Sigit.

Pembangunan Mabes Polri tentunya akan mendukung konsep smart forest city untuk mewujudkan sistem berbasis smart security yang dipadukan dengan perkembangan teknologi mumpuni.

Konsep ini, disusun agar dapat memberikan keamanan kepada masyarakat di Nusantara. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.