Ford Pisahkan Bisnis Produksi Mobil Konvensional dan Listrik

Tun MZ

Sepasang Ford Mustang Mach E 2021 di dealer Ford di Wexford, Pa, Kamis, 6 Mei 2021. Ford memisahkan dua bisnis otomotif yang berbeda, tetapi saling bergantung secara strategis: Ford Blue dan Ford Model e. (AP/Keith Srakocic)
Sepasang Ford Mustang Mach E 2021 di dealer Ford di Wexford, Pa, Kamis, 6 Mei 2021. Ford memisahkan dua bisnis otomotif yang berbeda, tetapi saling bergantung secara strategis: Ford Blue dan Ford Model e. (AP/Keith Srakocic)

Michigan, helloborneo.com – Perusahaan mobil Ford mengumumkan hari Rabu (2/3), pihaknya menciptakan bisnis terpisah untuk produksi mobil biasa yang konvensional dan produksi mobil listrik, selagi perusahaan itu mempercepat pembuatan kendaraan yang bebas emisi karbon.

Produksi mobil konvensional dengan mesin berbahan bakar bensin dinamakan “Ford Blue,” sedangkan produksi kendaraan listrik (EV) akan dioperasikan dengan nama “Ford Model e.”

Kedua usaha itu masing-masing akan mempunyai pemimpin eksekutif yang berbeda dan melaporkan hasil keuangan mereka sendiri. Kedua perusahaan akan tetap berkantor pusat di negara bagian yang terletak di barat tengah Amerika, yakni Michigan.

Perusahaan memilih untuk tidak menawarkan salah satu bisnisnya itu melalui penawaran umum perdana, menurut perkiraan sebuah sumber di Wall Street.

“Ford Model e dan Ford Blue akan dijalankan sebagai bisnis yang berbeda, tetapi juga saling mendukung,” kata Ford dalam siaran persnya.

Para eksekutif mengatakan, perusahaan EV akan meraih manfaat dari akses ke penguasaan teknologi permobilan, sementara bisnis mobil konvensionalnya akan menuai hasil dari inovasi teknologi yang lebih baru. (voa/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.