DPRD Paser: Silahkan Usulkan Perda Jika THM Mau Dilegalkan

TB Sihombing

Wakil Ketua DPRD Kabupatn Paser, Abdullah (TBS)

Paser, helloborneo.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Paser mempersilahkan pemerintah kabupaten setempat mengusulkan Perda (peraturan daerah) jika THM (tempat hiburan malam) dilegalkan di daerah itu.

Pungutan retribusi THM di Kabupaten Paser masih menjad pertanyaan, sebab sampai saat ini belum pernah dibuat Perda menyangkut THM.

Pungutan retribusi THM tersebut mengemuka saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupatan Paser bersama pemerintah kabupaten setempat membahas terkait kinerja pendapatan, di ruang rapat Bapekat DPRD, Rabu.

“Penarikan krusial terkait hiburan malam dan memang belum dibuat Perda. Ternyata kami dengar sempat menarik retribusi,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupatn Paser, Abdullah.

Jika memang mau dilegalkan, Abdullah mempersilakan pemerintah kabupaten untuk mengusulkan membuat Perda, karena dapat membantu peningkatan PAD (pendapatan asli daerah)

Dengan adanya landasan hukum yang kuat sebagai jaga-jaga dikemudian hari lanjut dia, Jika tidak ada paying hukumnya bisa dikatakan semi legal.

“Kalau mau dilegalkan, legalkan sekalian, buat Perda dan usulkan kepada kami. Jangan tanggung-tanggung. Dikhawatirkan jika ada pemeriksaan dan menjadi temuan karena tidak ada Perda. Tapi kalau mau distop jangan ditarik retribusinya,” tegasnya.

Dia meminta pemerintah kabupaten segera menghentikan aktivitas THM selama Ramdhan. Setelah itu baru dibicarakan kembali terkait Perda, serta apakah mau dilanjutkan atau tidak keberadaan THM tersebut.

“Tapi kalau mau distop jangan ditarik retribusinya. Ya, setelah Ramadhan baru dibicarakan kembali,” kata Abdullah. (adv/bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.