Pengoperasian Pasar Waru Penajam Terkendala Masalah Tanah

ES Yulianto        

Bangunan Pasar Induk Waru berlokasi di Jalan Provinsi Kilometer 26 Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pengoperasian Pasar Induk Waru di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara terkendala permasalahan tanah di akses jalan masuk ke pasar itu yang belum bersertifikat.

Kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kuncoro saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa, mengatakan pengoperasian Pasar Induk Waru tersandung persoalan tanah yang belum bersertifikasi.

Proses surat menyurat tanah Pasar Induk waru tersebut belum tuntas tegas dia, dan kewenangan permasalahan sertifikasi lahan bukan di Dinas Kukmperindag.

“Terganjal di surat tanah, salah satu syaratnya harus sertifikat. Surat tanah itu belum sertifikat, jadi Pasar Waru tidak bisa dioperasionalkan,” ujarnya.

“Lahan depan pasar itu sudah pembebasan tapi surat tanahnya belum tuntas. Kewenangan surat menyurat ada di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, kami tidak paham, bisa konfirmasi ke Bidang Pertanahan di dinas itu saja,” jelasnya.

Solusi dari pengoperasian pasar tersebut harus menyelesaikan persoalan tanah yang menjadi akses masuk pasar. Setelah persoalan tanah selesai maka pengelolaan pasar tersebut akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Desa sekitar.

“Minimal ada jalan masuk ke pasar, dan jalan masuk kami akan buat pola seperti di Babulu yang kelola BUMDes karena memang, jalanya tidak ada, anggaran juga tidak ada serba susah kita,” kata Kuncoro.

Pasar Induk Waru tersebut telah tuntas dibangun pada 2016, anggaran yang telah diserap diperkirakan senilai Rp7 miliar untuk pembangunan pasar semi modern sekitar 100 kios basah.

Kepala Desa Sesulu Rahman memiliki niatan mendorong pasar yang tidak jauh dari Jalan Provinsi tersebut agar bisa segera beroperasi.

Dengan adanya pasar di desanya dianggap bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi akibat perputaran uang. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.