Selewengkan Solar Nelayan, Operator SPBBN Diciduk Ditpolair Polda Kaltim

Ilustrasi BBM Solar. (Ist/glance)

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBBN) Kompak berinsial AR (47) ditangkap Bekantan Squad Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltim. Tersangka diduga kuat menyelewengkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Dalam penangkapan, petugas menemukan 700 liter solar di rumah AR di kawasan Jalan Banjar Gang Daeng Polo RT. 13 Kelurahan Manggar Baru Balikpapan Timur. Solar-solar tersebut selanjutnya diamankan sebagai barang bukti

Praktik penyelewengan AR terendus anggota Subdit Gakkum Ditpolair Polda Kaltim sejak Mei 2021 silam. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf  Sutedjo menerangkan bahwa tersangka beraksi menjalankan bisnisnya seorang diri.

“BBM yang berhasil kami amankan 700 liter yang dikemas dalam jeriken. Peruntukannya jelas untuk nelayan, tapi oleh tersangka harganya dinaikkan,” terang Yusuf, Jumat (22/7/2022). 

Bisnis yang dilakoni oleh AR ini terpicu oleh kondisi disparitas harga solar subsidi dengan solar industri. Dia menjalankan modus tersebut untuk mendapat keuntungan pribadi.

Untuk diketahui, tersangka menjual solar subsidi sebanyak 700 liter yang dikemas dalam 21 jeriken seharga Rp3.675.000 atau Rp5.250 per liter. Dari situ, ada selisih Rp100 per liter dari harga eceran solar subsidi yang tentunya menjadi keuntungan tersangka.

Dari praktik tersebut pula berpotensi merugikan masyarakat sebab hal ini dilakukan secara terus menerus oleh tersangka. 

“Karena ini bersangkutan dengan pelayanan, maka SPBN tidak kami segel. Kebetulan juga sudah mengundang Pertamina dan DKP untuk berdiskusi mengenai langkah terbaik agar perekonomian nelayan tetap jalan,” jelasnya.

Dalam kasus tersebut, penyidik menjerat AR dengan Pasal 40 UURI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Apabila terbukti tersangka bisa diancam sanksi pidana kurungan penjara selama 6 tahun. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses