Jago Merah Mengamuk Lagi, 10 Rumah Dan 6 Ruko di Balikpapan Kota Ludes 

16 armada BPBD Balikpapan dikerahkan memadamkan api di Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. (Foto: helloborneo.com/David)

David P

Balikpapan, helloborneo.com – Kebakaran terjadi di RT 27 dan RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Selasa (9/8) siang. 16 bangunan ludes dilalap api dalam peristiwa tersebut. 

Balikpapan, helloborneo.com – Kebakaran terjadi di RT 27 dan RT 30 Kelurahan Kelandasan Ulu, Balikpapan Kota, Selasa (9/8) siang. 16 bangunan ludes dilalap api dalam peristiwa tersebut. 

Warga setempat, Hariati mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Saat kejadian berlangsung, Hariati bergegas menyelamatkan diri bersama empat orang anaknya. 

“Saya cuma kepikiran selamatkan dokumen dan surat penting sama anak-anak saja,” katanya.

Dia mengatakan, api kemungkinan berasal dari bangunan di bagian depan (dekat minimarket Susana).

“Api cepat membesar, makanya kami buru-buru menyelamatkan diri,” kata dia.

Sang anak, Darmawan mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya sedang bermain dengan adiknya.

“Tadi awalnya apinya kecil, tiba-tiba membesar dengan cepat karena angin laut kencang,” jelasnya.

Remaja 19 tahun itu menduga api pertama kali berkobar di bangunan yang terletak di belakang Minimarket Susana.

“Katanya sih itu penginapan. Tapi saya tidak tahu pasti, pokoknya apinya tiba-tiba membesar,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Balikpapan, Usman Ali, menyebutkan data sementara ada 6 ruko dan 10 bangunan warga yang hangus dalam musibah kebakaran. 

“Data sementara ada enam ruko dan sepuluh rumah di dua RT yang terbakar, tidak ada korban jiwa,” kata Usman Ali ditemui di lokasi kebakaran. 

Proses pemadaman api, diakui Usman sempat terkendala lalu lintas yang padat lantaran mendekati jam istirahat makan siang. Material rumah yang didominasi kayu ditambah angin laut yang berhembus cukup kencang membuat api dengan cepat membesar.

“Warga banyak yang menonton dan menarik selang untuk diarahkan ke rumahnya, padahal petugas sedang bekerja,” kata dia.

Di samping itu, proses pemadaman juga terkendala minimnya water supply.

“Ke depan kami berharap ada tambahan water supply untuk BPBD Balikpapan,” tukasnya.

Tak kurang 16 armada truk pemadam milik BPBD Balikpapan dikerahkan untuk memadamkan api. Truk water canon dari Satbrimob dan Sabhara juga diterjunkan untuk menjinakkan jago merah. (yor)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.