Nyambi Edarkan 101,51 Gram Sabu, Nelayan di Balikpapan Timur Diringkus

Kasatresnarkoba Polresta Balikpapan Kompol Roganda merilis pengungkapan kasus peredaran gelap sabu sabu. (Foto: helloborneo.com/RoyMS)

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Seorang nelayan warga Perumahan Bukit Batakan Permai Blok B6 No.8 RT 10 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur kedapatan mengedarkan sabu sabu. Saat penangkapan tersangka, ditemukan barang bukti 101,51 Gram sabu sabu .

Tersangka berinisial AL (43) ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Balikpapan di Jalan Adil Makmur Rt. 18 Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat pada Jumat, 5 Agustus 2022 lalu.

Pengintaian terhadap AL dilakukan setelah petugas mendapat informasi mengenai adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut. Petugas berpakaian sipil kemudian mendapati AL sedang duduk di tepi jalan dengan gerak-gerik mencurigakan. 

Tak menunggu lama, petugas langsung menyergap AL, hingga ditemukan satu bungkus plastik bening yang berisi sabu-sabu usai penggeledahan.

“Lebih dari 2 minggu kami lakukan penyelidikan, yang bersangkutan sebagai kurir mengambil barang dari seseorang inisial IW. Dia diperintahkan untuk menaruh paketan sabu di TKP, istilahnya itu sistem jejak. Saat itu juga anggota menangkap pelaku.” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Balikpapan Kompol Roganda, Selasa (9/8).

Roganda melanjutkan, AL mengaku diberi upah Rp500 ribu oleh IW untuk sekali mengantarkan sabu sabu. Sampai saat ini petugas masih melacak IW yang disinyalir berada di Kota Samarinda.

“Asal barang dari seseorang di Samarinda. Barang bukti dia bawa ke Manggar, Balikpapan Timur kemudian ke Balikpapan Barat. Menurut pengakuan, Dia sudah beberapa kali mengantar,” ujarnya di Mapolresta.

Untuk kasus ini, Polisi menjerat AL dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yang ancaman hukumannya pidana kurungan penjara selama 6 hingga 20 tahun. (yor)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.