Surat Kematian Ratu Elizabeth Sebut Usia Tua sebagai Penyebab Kematian

Tun MZ

FILE - Ratu Elizabeth di Westminster Abbey, London, 21 Oktober 2021. (Frank Augstein/Pool via Reuters)
FILE – Ratu Elizabeth di Westminster Abbey, London, 21 Oktober 2021. (Frank Augstein/Pool via Reuters)

London, helloborneo.com – Ratu Elizabeth II, pemimpin terlama di Inggris, meninggal pada 8 September karena “usia tua.” Keterangan tersebut tertuang dalam surat kematian yang diterbitkan pada Kamis (29/9) oleh National Records of Scotland. Surat tersebut menyebutkan bahwa ratu meninggal dunia pada pukul 15.10 waktu setempat.

Elizabeth II, 96, berada di Kastil Balmoral di Ballater, Skotlandia, pada saat kematiannya. Istana Buckingham mengumumkan kematian Ratu Elizabeth II pada pukul 18.30, pada 8 September, dan mengindikasikan bahwa Raja Charles III dan saudara perempuannya, Putri Anne, adalah dua dari empat anak ratu yang bersamanya pada saat-saat terakhir hidupnya.

Surat kematian itu ditandatangani oleh Dr. Douglas James Allan Glass dan disahkan oleh Paul Lowe, registrar jenderal Skotlandia. Anne mendaftarkan surat kematian itu di Aberdeenshire, Skotlandia.

Elizabeth II selama ini kewalahan menghadapi masalah mobilitas sporadis dalam bulan-bulan terakhir hidupnya. Masalah itu kerap memaksanya bergantung pada tongkat dan tidak dapat tampil beberapa kali di depan umum. (voa/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses