DPRD Minta Disdukcapil PPU Memperbaiki Data Kependudukan

L Gustian

Perekaman KTP. (Dok)

Penajam, helloborneo.com – Pelaksanaan pesta demokrasi, pemilu tahun 2024 harus menjadi perhatian semua pihak. Terutama dalam pencatatan kependudukan warga yang berhak menunaikan hak pilihnya. Apalagi jumlah penduduk bertambah seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di daerah Kecamatan Sepaku.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Irawan Heru Suryanto, Kamis (13/10) mengatakan sudah memberikan dukungan anggaran kepada satuan kerja terkait. Dimana anggaran masuk dalam program pencatatan dan pendataan kependudukan baik formal maupun mobile.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Irawan Heru Suryanto. (ESY)
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Irawan Heru Suryanto. (ESY)

“Kita perlu sekali catatan kependudukan jelas. Karena jumlah penduduk berkaitan erat dengan jumlah kursi wakil rakyat yang tersedia. Saat ini 25 kursi, kalau penduduknya 200 ribu jiwa bisa 30 kursi,” jelasnya.

Irawan menambahkan, pihaknya meminta layanan mobile Disdukcapil terus berjalan. Agar masyarakat yang berdomisili di daerah pelosok tidak perlu datang ke pusat kantor yang berada di Kecamatan Penajam. Termasuk warga pendatang yang akan mengubah domisili KTP setelah tinggal di PPU.

Blangko KTP El
Blanko KTP Elektronik.

“Kami meminta layanan mobile bisa berlanjut. Apalagi banyak warga pendatang di PPU mau pindah KTP ke PPU. Tapi pertimbangan jarak yang jauh jadi mereka masih memegang KTP dari daerah asal,” ujarnya.

Irawan menegaskan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) menjadi salah satu fokus utama dalam proses menuju pemilu di tahun 2024. Program tersebut memerlukan basis data kependudukan sebagai syarat penentuan daftar pemilih yang berhak menggunakan hak pilihnya.

“Kita perlu mempermudah warga di pelosok untuk mendapatkan akses layanan kependudukan. Nanti perlu coklit data penduduk. Sehingga saat Pileg di tahun 2024 administrasi kependudukan menjadi tertib,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.