M. Saleh Dengarkan Keluhan Atlet: Cabor Butuh Tambahan Sarana

Tontong Bhakti Sihombing

Reses DPRD Kabupaten Paser. (TBS)
Reses DPRD Kabupaten Paser. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Fasilitas olahraga yang dimiliki Kabupaten Paser dinilai Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Paser, M. Saleh, masih minim. Padahal, salah satu pendukung olahraga yang berkualiras di suatu wilayah harus didukung dengan memadainya infrastruktur yang dimiliki.

Hal itu diungkapkannya, saat menggelar Serap Aspirasi (Reses) di Komplek Gedung Olahraga (GOR) Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot beberapa waktu lalu. Dengan beberapa atlet dan pengurus cabang olahraga.

Kabupaten Paser sebagai tuan rumah, pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XVI Kaltiim, saat ini harus memperhatikan fasilitas olahraga yang ada. Langkah ini ditujukan, sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga di Kabupaten Paser.

“Karena itu pemkab paser harus lebih peka untuk menganggarkan infrastruktur ini,” kata Saleh.

Menurutnya, atlet tidak bisa berkembang jika tidak di dukung dengan infrastruktur. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tidak dapat menyalahkan atlet dan pengurus, jika Paser masih kalah prestasi dengan daerah lain.

Untuk memperjuangkannya, politisi PDI-Perjuangan itu telah mencatat aspirasi para atlet dan pengurus cabang olahraga. Ia mengupayakan agar peningkatan sarana olahraga dapat diakomodir melalui pokok-pokok pikiran DPRD.

“Semoga dapat diwujudkan penambahan lapangan basket di sebelah lapangan yang sudah ada. Kita upayakan terakomodir melalui APBD Perubahan 2022,” sebutnya.

Dengan adanya perbaikan juga penambahan sarana ini, menurutnya dapat meningkatkan semangat atlet. Tak hanya itu, hal ini juga salah satu tahapan dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang.

Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Paser, M. Faisal, mengatakan saat ini lapangan Bola Basket umum di luar sekolah hanya ada satu di Kecamatan Tanah Grogot.
Sementara jumlah pemain tingkat sekolah yang merupakan potensi atlet daerah sangat banyak. Lapangan Basket sekolah tidak bisa sepenuhnya diharapkan. Sehingga ia berharap agar harapan pengurus cabor dapat direalisasikan.

“Kami harap dari jalur legislatif atau DPRD bisa membantu memperjuangkan lapangan lagi untuk Bola Basket,” kata Faisal. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.