Sertifikasi Pekerja di Kabupaten PPU Sebuah Keharusan

Tun MZ

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Irawan Heru. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Irawan Heru. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta kualitas pekerja lokal harus meningkat setiap tahunnya. Terutama soal harapan terserapnya angkatan kerja dari warga setempat terhadap proyek pembangunan yang beroperasi di wilayah mereka. Seringkali terjadi, tenaga kerja justru berasal dari luar daerah sementara angkatan kerja lokal hanya menjadi penonton.

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Irawan Heru Suryanto menilai saat ini proyek pembangunan oleh Pertamina belum berpengaruh pada penyerapan tenaga lokal. Padahal proyek tersebut berlokasi di Kabupaten PPU yang menjadi kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Termasuk proyek yang sama di Balikpapan yang berdekatan dengan Kabupaten PPU.

Progres RDMP Balikpapan. (Dok)

“Perlu sekali ada sertifikasi keahlian. Ini yang sering menghambat tenaga lokal saat ada lowongan pekerjaan. Soalnya ada pemberi kerja yang mensyaratkan sertifikasi keahlian kerja sebagai kelengkapan berkas bagi pelamar,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)
Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)

Irawan menambahkan, kualitas tenaga kerja lokal dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya terus meningkat dan tidak kalah dengan tenaga kerja dari luar daerah. Tetapi ada sejumlah syarat lain yang tidak mampu dipenuhi pencari kerja lokal. Seperti soal pengalaman kerja maupun sertifikat kerja. Meski peraturan tentang ketenagakerjaan sudah mewajibkan pemenuhan kuota tenaga kerja lokal daerah.

“Jadi jauh-jauh hari perlu kita siapkan mereka untuk bisa bersaing. Nanti kan ada IKN. Ada dampak eksodus pekerja yang masuk ke Kaltim. Nah ini masih ada waktu bagi kita mempersiapkan orang kita. Jangan sampai cuma jadi penonton,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.