Berkedok Pakai Jasa Pijat Panggilan, Pria Ini Rupanya Cuma Intai Motor Terapis

Polsek Balikpapan Barat meringkus tersangka penggelapan motor terapis pijat panggilan. (helloborneo.com/RoyMS)

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Malang menimpa seorang terapis di Balikpapan lantaran sepeda motornya dibawa kabur pengguna jasa pijat panggilannya. Akibat kejadian tersebut, pelaku berinisial A(24) kini meringkuk di ruang tahanan Polsek Balikpapan Barat.

Kapolsek Balikpapan Barat Komisaris Djoko Purwanto menerangkan, kasus penggelapan tersebut bermula saat pelaku memanggil korban untuk menggunakan jasa pijat panggilannya. Berselang itu, korban mendatangi rumah pelaku di Jalan Adil Makmur, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat sesuai dengan kesepakatan.

Korban pun memberikan layanan pijat kepada pelaku hingga selesai tanpa merasa curiga sebelumnya. Pada momen inilah pelaku mulai menjalankan modusnya.

Giliran hendak membayar jasa pijat kepada korban, pelaku beralasan tak memegang uang tunai. A kemudian berdalih hendak menarik uang di rekening dengan cara meminjam motor korban untuk menuju ATM.

“Pelaku alasan pinjam motor mau ambil uang di ATM dan dikasih pinjam oleh korban yang sama sekali tidak curiga. Tapi setelah cukup lama ditunggu, tersangka tak kunjung kembali,” jelas Djoko di Mapolresta Balikpapan, Rabu (15/11).

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balikpapan Barat. Menindaklanjuti itu, polisi kemudian menelusuri keberadaan pelaku.

Selang hampir beberapa hari kemudian, penyidik mendapat informasi keberadaan pelaku di wilayah Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Rupanya motor itu digadai pelaku di sana seharga Rp3 juta. Anggota langsung bergerak dan menangkap pelaku serta mengamankan barang bukti,” ujarnya.

Bersamaan dengan penangkapan A, polisi turut mengamankan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam, serta kwitansi gadai.

Dalam kasus ini, polisi menjerat A dengan Pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan yang ancaman hukumannya pidana kurungan penjara paling lama 4 tahun. (yor)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.