ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Pramuka menggelar aksi peduli, berupa penggalangan dana untuk korban gempa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan berlangsung direncanakan selama 3 hari, namun kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini membuat penggalangan dana tetap dilakukan hingga jadwalnya yang direncanakan. Dari 2 hari penggalanan dana terkumpul dana sekitar Rp13 juta.
Untuk penyaluran dana bagi korban gempa ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, koordinator kegiatan Merlin, kali ini mempercayai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten PPU.
“Dana yang terkumpul dari kegiatan penggalangan dana ini, akan kita salurkan kepada Korban gempa melalui BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara,” tutur Merlin.
Dari pengumpulan dana untuk para korban tersebut, bagi para pemuda ini bukanlah soal jumlah yang terkumpul, melainkan adanya semangat dan rasa kepedulian untuk sesama manusia. Saling membantu memberikan kemudahan bagi korban bencana alam.
“Semoga dana ini sangat bermanfaat bagi korban, jangan melihat jumlah yang didapat, tetapi, kami dan kawan-kawan sangat peduli bagaimana keadaan di sana saat ini,”ujarnya.
Para pemuda ini berharap korban yang hilang segera ketemu, serta korban yang mengalami luka bisa segera membaik dan drauma yang dialami bisa segera hilang.
“Semoga korban yang belum ditemukan, agar segera ditemukan, lekas pulih bagi korban yang mengalami luka, kami berdoa semoga semua segera pulih dan membaik,”
Gempa berkekuatan 5.6 Magnitudo, mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, 21 November 2022 lalu. Hingga 28 November 2022 sumber Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 321 orang meninggal dunia dan 11 orang saat ini masih hilang atau sedang dalam pencarian. (log)
















