Bupati Hamdam Hadiri Peringatan Isra’ Miraj’ di Kecamatan Babulu

Peringatan Isra' Miraj' di Desa Gunung Mulya Kecamatan Babulu. (Ist)
Peringatan Isra’ Miraj’ di Desa Gunung Mulya Kecamatan Babulu. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdan didampingi Istri, Satriyani Sirajuddin selaku Ketua TP PKK Kabupaten PPU, menghadiri Isra’Mi’raj yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten PPU di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Babulu, Sabtu malam (18/02/2023).

Dalam sambutannya Hamdam mengatakan Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini berbeda dari tahun sebelumnya yang dimana Pemkab PPU melaksanakan kegiatan ini bukan lagi di wilayah Pemkab, akan tetapi akan dilaksanakan di desa.

“Kegiatan yang bersifat di kabupaten kita buat di desa-desa, bagaimana suasana nya. Dan syukur Alhamdulillah mau di Kabupaten, mau di Kecamatan, ataupun di desa suasana nya tetap sama. Warga tetap antusias dan semangat untuk hadir memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini,“ kata Hamdam.

Dirinya juga mengatakan sarana dan prasarana yang ada di desa tentu tidak sama dengan di kabupaten sehingga Hamdam berpikir untuk membawa pejabat-pejabat Pemerintah yang ada di Kabupaten untuk bersama-sama hadir dalam kegiatan Isra’ Mi’raj tersebut.

“Terjalinnya hubungan lebih baik dan silatuhrahmi yang hangat antara pemimpin dan masyarakatnya, sehingga apa saja yang menjadi persoalan di desa bisa tersampaikan secara langsung di sela peringatan Isra’ Mi’raj,” ucap Hamdam.

Hamdam juga mengutarakan maaf karena tidak bisa terlalu sering untuk berkunjung ke desa karena ada beberapa hal yang membuat waktu sangat terbatas salah satunya Bupati PPU tidak mempunyai Wakil sehingga hanya Bupati dan Sekda membagi waktu menghadiri berbagai undangan yang telah terjadwal.

“Ini semua dampak dari pemindahan IKN di Kabupaten kita tercinta. Tapi patut kita syukuri dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada kami. Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini kami manfaatkan sebaik mungkin untuk bertemu dengan bapak/ibu sekalian,” Lanjutnya.

Peristiwa Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Seperti tercantum dalam Al Quran, bahwa peristiwa Isra Mi’raj, merupakan kisah Rasulullah SAW menunaikan perjalanan malam, dari Masjidil Haram di kota Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina, lalu naik ke Sidratil Muntaha, hanya dalam waktu satu malam.

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Isra, [17]:1).

Mulanya, umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan salat 50 kali dalam sehari. Namun, setelah Rasulullah beberapa kali bertemu dengan Allah, akhirnya jumlah tersebut berkurang menjadi lima kali seperti sekarang. Dari peristiwa Isra Mi’raj itulah cikal-bakal kewajiban shalat lima waktu.

Hamdam juga mengajak untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas apa yang kita capai dalam membangun daerah kita Kabupaten PPU untuk Menjadi Serambi Ibu Kota Negara Nusantara.

“Kita harus yakin dan percaya, dengan ridho Allah SWT dan Perjuangan yang gigih kita bersama, dalam membangun daerah kita sebagai Serambi Nusantara, Sukses Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara Sejahtera,” tutup Hamdam. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses