Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Bijak Ilhamdani, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, menerima berbagai keluhan warga di Kecamatan Sepaku, Kabupaten (PPU), melalui masa reses sidang I. Sebagian warga di Desa Binuang juga menuntut pemenuhan hak terkait dengan dunia pendidikan.
Warga Desa Binuang, Arbasa menyampaikan bahwa 1 sekolah tingkat menengah pertama (SMP) digunakan oleh anak-anak dari 2 desa dan 2 kelurahan. Jaraknya terbilang jauh karena sekolahan tersebut masuk ke Kelurahan Maridan.
“Di tingkat SMP hanya 1 sekolah sementara siswa siswa dari 2 desa dan 2 kelurahan. Jarangnya terlalu jauh, ini lah kesulitan masyarakat yang jauh dari sekolah,” ujar Arbasa.
Arbasa berharap didaerahnya bisa dibangunkan sekolahan. Selain meminta dibangunkan sekolahan, solusi terdekat ada pihak yang mampu menanggung kendaraan bagi pelajar secara gratis.
“SMP yang diinginkan harus berada di Desa Binuang, atau pemerintah menyediakan bis yang gratis,” ungkapnya.
Menanggapi itu, Bijak Ilhamdani sebagai perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, mengatakan berupaya merealisasikan keluhan tersebut. Dirinya bersama lembaga legislatif akan berjuang mewujdukannya.
“Kami akan coba teruskan mudah-mudahan ada rezeki, kami akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan,” kata Bijak Ilhamdani, Senin (20/03/2023)
Selain itu juga, dirinya akan mengawali usulan pembangunan sekolahan, mulai dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)
“Nanti akan kami bahas juga ditingkat desa, karena pembangunan berdasarkan usulan di musrenbang,” pungkasnya. (adv/log)
















