KPU Penajam sebut jumlah TPS pada Pemilu 2024 tercatat 540 titik

Nyaman Bagus Purwaniawan

Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, Irwan Syahwana. (Ist)
Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, Irwan Syahwana. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara, menyebutkan jumlah TPS (tempat pemungutan suara) pada Pemilu 2024 di daerah itu tercatat sebanyak 540 titik atau bertambah dibanding dengan Pemilu 2019.

Pada Pemilu 2019, menurut Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, Irwan Syahwana di Penajam, jumlah TPS sebanyak 515 titik yang tersebar di empat kecamatan.

Pemilu 2024 jumlah TPS yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi sebanyak 540 titik, lanjut dia, ada penambahan sekitar 25 TPS dari penyelenggaraan pemilu sebelumnya.

Penambahan jumlah TPS pada Pemilu 2024 tersebut seiring dengan bertambahnya jumlah pemilih di daerah berjuluk Benuo Taka itu.

KPU Kabupaten Penajam Paser Utara telah menerima DP4 (daftar penduduk potensial pemilih pemilihan) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan jumlah 134.968 pemilih.

Jumlah tersebut lebih banyak dibanding DPT (Daftar Pemilih Tetap) Kabupaten Penajam Paser Utara pada Pemilu 2019 yang tercatat sekitar 122.000 pemilih.

“Pemilih pada Pemilu 2019 berkisar 122.000 orang, DP4 Kemendagri sekarang terdata sudah 134.968 pemilih, jadi TPS Pemilu 2024 bertambah,’ ujar dia.

Kemudian sesuai hasil pencocokan dan penelitian DP4 Kemendagri pemutakhiran data pemilih pada Pemilu 2024, ada penambahan pemilih baru di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 7.629 orang.

DP4 dari Kemendagri berjumlah 134.968 pemilih bukan acuan pasti data pemilih harus dilakukan pencocokan dan penelitian, jelas dia, tercatat pemilih bertambah 7.629 orang sehingga jumlah pemilih sementara menjadi 142.597 orang.

KPU Kabupaten Penajam Paser Utara juga bakal menyediakan TPS khusus pekerja pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, serta pekerja proyek nasional lainnya seperti pekerja pembangunan kilang Pertamina di Kecamatan Penajam.

“Kami harus sediakan TPS khusus pekerja IKN dan proyek nasional lainnya, selain 540 TPS pada Pemilu 2024, tapi kami belum bisa pastikan jumlah TPS khusus itu,” kata Irwan Syahwana. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses