DPRD PPU: RSUD Sepaku Penunjang Layanan Kesehatan Pembangunan IKN

Bagus Purwa

Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU. Raup Muin. (ESY)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU. Raup Muin. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, menegaskan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sepaku di Kecamatan Sepaku penunjang layanan kesehatan dalam tahapan pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam proses pembangunan infrastruktur IKN, menurut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Raup Muin di Penajam, RSUD Sepaku menjadi garda terdepan untuk melayani kesehatan pekerja pembangunan IKN Nusantara.

Namun fasilitas RSUD Sepaku yang ada saat ini belum memadai untuk memberikan layanan kesehatan pekerja pembangunan infrastruktur IKN, sehingga diperlukan penambahan gedung layanan.

RSUD Sepaku juga butuh penambahan perlengkapan dan peralatan medis, serta tenaga dokter, jelas dia, sehingga dapat melakukan layanan kesehatan kepada pekerja pembangunan IKN Nusantara.

Untuk itu, tegas dia, DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara mengapresiasi upaya Kementerian Kesehatan yang memberikan bantuan anggaran untuk peningkatan fasilitas kesehatan RSUD Sepaku.

Peningkatan fasilitas RSUD Sepaku bakal memenuhi syarat mendongkrak status dari rumah sakit tipe D menjadi rumah sakit tipe C.

DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara sangat mendukung peningkatan status RSUD Sepaku tersebut, sebab semakin tinggi tipe rumah sakit maka fasilitas rumah sakit semakin lengkap.

Peningkatan fasilitas RSUD Sepaku dari tipe D menjadi tipe C akan mampu melayani warga setempat dan pekerja konstruksi IKN Nusantara, kata Raup Muin, tetapi untuk jangka panjang belum cukup masih butuh anggaran besar untuk pengembangan RSUD Sepaku.

Pada tahun ini (2023) RSUD Sepaku dapatkan anggaran Rp20 miliar, yang terbagi Rp12 miliar untuk pembangunan fisik dan untuk alat kesehatan Rp8 miliar.

Pada tahun depan (2024) RSUD Sepaku bakal kembali dapat penambahan anggaran pembangunan fisik dan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Rp115 miliar.

Anggaran tersebut untuk penambahan gedung Rp80 miliar dan Rp35 miliar untuk alat kesehatan. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses