Jadi Sentra Perbankan, Achmad Fitriady Berupaya Lakukan Kolaborasi

Edy Suratman Yulianto

Pemerintah Kelurahan Petung berupaya menjalin kerjasama dengan perbankan demi kemajuan ekonomi di wilayahnya. (Ist)
Pemerintah Kelurahan Petung berupaya menjalin kerjasama dengan perbankan demi kemajuan ekonomi di wilayahnya. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Kehadiran bank-bank di wilayahnya telah menjadi salah satu indikator bahwa Kelurahan Petung menjadi pusat ekonomi. Hal itu diungkapkan oleh Lurah Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam Paser Utara (PPU), Achmad Fitriady.

Dengan nyaris lengkapnya perbankan di Kelurahan Petung, membuat kawasan yang masuk dalam Kecamatan Penajam itu, mampu dianggap menjadi penopang pusat ekonomi di Kabupaten PPU.

“Dari sisi nilai, sebagai tolak ukur Kelurahan Petung ini bisa menjadi pusat ekonomi,” kata Achmad Fitriady.

Saat ini wilayah Kelurahan Petung memiliki potensi yang luar biasa dari segi bisnis. Hal itu menjadi pilihan perbankan untuk berkantor di Kelurahan Petung. Sehingga masyarakat dengan mudah melakukan transaksi keuangan secara dekat.

“Ada sederet bank yang hari ini berjalan dari yang semua jenis bank baik swasta maupun bank berplat merah. Lengkap sekali di sini,” ucapnya.

Achmad Fitriady mengaku telah berupaya untuk bisa menjalin komunikasi dengan beberapa perbankan yang ada. Tujuannya adalah untuk bisa memberikan pelayanan secara lebih dekat di Kantor Kelurahan Petung.

“Kalau komunikasi ada beberapa bank yang sudah saya datangi untuk sohwan dan silaturahmi dan menyampaikan kolaborasi dengan Kelurahan Petung,” ujarnya.

“Bahkan kami memberikan peluang kepada beberapa bank untuk menyediakan teller yang berada di Kelurahan Petung sebagai penerimaan soal tabungan dan buka tabungan baru,” tambahnya.

Dirinya sangat berharap, hasil kolaborasi itu dapat meningkatkan perekonomian di Kelurahan Petung dan wilayahnya dapat menjadi pusat peradaban perekonomian kedepannya, guna menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN) mendatang. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses