Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, berupaya melakukan percepatan peningkatan produksi budi daya ikan air tawar karena potensi dan pangsa pasar ikan air tawar cukup besar.
Peningkatan produksi budi daya ikan air tawar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi sangat penting, menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto di Penajam, sehingga tidak perlu pasokan ikan air tawar dari luar daerah.
Permintaan pasar terhadap komoditas ikan air tawar, lanjut dia, cukup tinggi dan belum dapat terpenuhi dari produksi budi daya ikan air tawar lokal.
Produksi budi daya ikan air tawar lokal jenis nila, patin dan ikan lele sudah masuk pada sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kemudian sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah berjuluk Benuo Taka itu juga banyak yang membeli produk budi daya ikan air tawar masyarakat setempat.
“Kami lakukan kerja sama langsung dengan perusahaan dan pasar tradisional untuk pemasaran produk budi daya ikan air tawar itu, dan belum mencukupi permintaan,” jelasnya.
“Kami berupaya melakukan percepatan peningkatan produksi budi daya ikan air tawar lokal agar dapat memenuhi kebutuhan pasar,” tambah Andi Trasodiharto.
Sejumlah program dilakukan sebagai upaya percepatan peningkatan produksi budi daya ikan air tawar, seperti pengembangan kampung budidaya ikan air tawar, pemanfaatan lahan pekarangan untuk budi daya Ikan air tawar, budi daya dengan sistem biolflok, hingga membentuk kelompok perikanan.
Produksi perikanan air tawar sekitar 8.600 ton per tahun dan akan terus ditingkatkan, tahap awal percepatan produksi budi daya ikan air tawar lokal ditargetkan mencapai lebih kurang 20.000 ton per tahun.
Pemerintah kabupaten bekerja sama dengan pihak terkait juga memberikan dukungan terhadap pengadaan pakan ikan, kata dia, dengan bantuan berupa mesin pembuat pakan dan pelatihan agar pembuatan pakan ikan dapat dilakukan sendiri yang dapat mengurangi biaya pembelian pakan ikan.
Produksi budi daya ikan air tawar lokal diharapkan mampu berdaya saing dan meningkatkan perekonomian, serta mampu menjamin produksi yang berkelanjutan, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar lokal maupun luar daerah. (adv/log)

















