Disdikpora PPU: Provinsi Kaltim Bantu Pendidikan di Kabupaten PPU Bangun Sekolah

Bagus Purwa

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora Kabupaten PPU Syamsul Adha. (Ist)
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora Kabupaten PPU Syamsul Adha. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, memberikan bantuan dana sektor pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk membangun ulang gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 11 berlokasi di Kecamatan Babulu.

Pemerintah kabupaten, jelas Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Syamsul Adha di Penajam, membangun ulang gedung SMP Negeri 11 di Kecamatan Babulu.

Gedung SMP Negeri 11 di Kecamatan Babulu dinilai kurang memadai seiring dengan terus bertambahnya peserta didik setiap tahun di SMP itu.

SMP Negeri 11 posisinya berada di pinggir jalan sudah kurang memadai menampung peserta didik, kata dia, sehingga perlu dilakukan pengembangan. 

Perencanaan untuk penyelesaian pembangunan ulang SMP Negeri 11 di Kecamatan Babulu membutuhkan anggaran lebih kurang Rp15 miliar.

Bangunan gedung SMP Negeri 11 itu dibangun dua lantai dilengkapi dengan perpustakaan, ruang pertemuan guru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menurut dia, memberikan bantuan dana lebih kurang Rp10 miliar melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) 2024.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bakal menutupi kekurangan dana bantuan keuangan itu melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 kabupaten setempat.

“Penambahan kekurangan dana diusulkan pada APBD 2024 kabupaten, agar SMP Negeri 11 selesai keseluruhan dan lengkap,” ujar Syamsul Adha.

Pengerjaan pembangunan ulang SMP Negeri 11 di Kecamatan Babulu ditarget rampung akhir tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga alokasikan anggaran pada APBD 2024 usulan Dinas Dikpora setempat sekitar Rp17 miliar untuk pengadaan perabot untuk semua sekolah di daerah berjuluk Benuo Taka itu. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses