Satgas IKN Pastikan Kota Nusantara Gelar Upacara Kemerdekaan Ke-79

Bagus Purwa

Prabowo Tinjau Kesiapan Lokasi Upacara untuk HUT RI Perdana di IKN. (Ist)
Prabowo Tinjau Kesiapan Lokasi Upacara untuk HUT RI Perdana di IKN. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Satuan tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) melakukan serangkaian proses untuk memastikan upacara kemerdekaan ke-79 dapat digelar di Kota Nusantara yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni di Kecamatan Sepaku.

“Kami harapkan pembangunan dapat tuntas tepat waktu sesuai target,” ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga di Penajam.

Pembangunan infrastruktur IKN harus tepat mutu, tepat biaya, tepat guna dan tepat waktu, lanjut dia, dengan menjaga kualitas, kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan (quality, health, safety, and environment/QHSE) dalam pengerjaan pembangunan.

Sampai saat ini kemajuan pembangunan infrastruktur IKN kelompok satu mencapai 78,49 persen, dan kelompok dua mencapai 26,34 persen.

“Kami akan lakukan serangkaian aktivitas dan proses yang dirancang untuk pastikan kesiapan infrastruktur pada kelompok satu dan dua itu,” jelasnya.

Infrastruktur yang masuk dalam kelompok satu, yakni kawasan Istana Presiden yang mencakup Gedung Kantor Presiden, Istana Negara, Lapangan Upacara, dan Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko).

Kemudian infrastruktur yang masuk kelompok dua, yaitu pembangunan 47 tower hunian untuk ASN, TNI, dan Polri, serta Bandara Naratetama, dan 12 tower hunian selesai dan dilengkapi furnitur busa langsung digunakan pada bulan Juli 2024.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga melakukan percepatan pembangunan Bandara Naratetama, menurut Danis Hidayat Sumadilaga, kemajuan pengerjaan landasan pacu sepanjang 3.000 meter sudah mencapai 14 persen dan target 2.200 meter sudah terbangun yang harus bisa diuji-coba pada Juli 2024.

Selanjutnya, pengerjaan jalan tol seksi 3A Karangjoang-Kariangau sepanjang 13,4 kilometer dengan kemajuan 73 persen, seksi 3B Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 kilometer dengan kemajuan 76 persen, dan seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 kilometer dengan kemajuan 79 persen.

Serangkaian aktivitas dan proses yang dirancang untuk memastikan bahwa semua sistem, peralatan, dan komponen dalam pembangunan infrastruktur bisa beroperasi sesuai spesifikasi, standar, dan persyaratan yang telah ditetapkan, kata dia, dilakukan terhadap infrastruktur pada kelompok satu dan dua itu.

Infrastruktur tersebut pendukung kesiapan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada 17 Agustus 2024 digelar di Kota Nusantara, ibu kota negara masa depan Indonesia. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.