Andi Harahap Diklaim Miliki Tiket Bacalon Bupati PPU

Edy Suratman Yulianto

Andi Harahap, Bakal Calon Bupati Kabupaten PPU, telah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Dukungan dari DPP PKB. (Ist)
Andi Harahap, Bakal Calon Bupati Kabupaten PPU, telah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Dukungan dari DPP PKB. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Andi Harahap, Bakal Calon Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), telah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Dukungan dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hal itu akan digunakan untuk berkontestasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 November mendatang.

Melalui Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabuoaten PPU, Irawan Heru Suryanto menjelaskan pihaknya telah menyerahkan Surat Keputusan dari DPP PKB dengan Nomor:30400/DPP/01/VII/2024 tentang penetapan tahap I Andi Harahap sebagai Bakal Calon Kepala Daerah PPU 2024-2029 dari Partai PKB.

“SK Dukungan kepada Bapak Andi Harahap di DPP PKB. Sambil menunggu PKPU turun, baru nanti dibuatkan (SK Penetapan Tahap II). Intinya saat ini PKB mendukung dan siap memenangkan Andi Harahap,” tuturnya.

Dikarenakan saat ini jumlah kursi dari PKB di lembaga Legislatif kurang dari 20% persyaratan untuk mencalonkan Bakal Calon Kepala Daerah maka, 1 dari 5 poin yang ada dalam surat tersebut mencantumkan untuk melanjutkan komunikasi dengan pihak eksternal dalam hal membangun koalisi.

Meski demikian, Irawan Heru Suryanto mengklaim bahwa Andi Harahap telah mengantongi beberapa partai lainnya untuk mencapai 20% syarat minimal untuk berpartisipasi dalam pilkada 2024 mendatang.

“Bisa juga dikatakan sudah mengantongi persyaratan 20 persen, dari PKB dan Golkar. Jadi PKB punya 2 kursi, dan Golkar 3 kursi, sudah cukup untuk mengantarkan beliau mendaftar ke KPU PPU,” jelas Irawan.

Tampak tak ingin membebani Andi Harahap, pihak Partai PKB tidak memberikan opsi terkait nama ataupun kriteria yang diinginkan untuk menjadi bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten PPU.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah pemilihan Kecamatan Waru dan Babulu itu tak ingin mencampuri yang telah menjadi ranah Andi Harahap. Hal itu sengaja agar Andi Harapan mampu mendapatkan keselarasan dengan wakilnya.

“Untuk wakilnya, PKB memberikan opsi untuk menyerahkan sepenuhnya dengan Bapak Andi Harahap. Kriterianya tentu yang memiliki chemistry. Sejalan dengan itu, Kami juga berproses dalam persiapannya,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.