Kepala Desa di Sepaku Dibekali Pelatihan Percepatan Pembangunan Desa

Bagus Purwa

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Kepala desa di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, dibekali pelatihan pemutakhiran indeks desa membangun (IDM) sebagai upaya mewujudkan percepatan pembangunan desa.

“Pelatihan IDM diberikan untuk tingkatkan sumber daya manusia (SDM) aparatur desa, serta mendukung percepatan pembangunan di desa,” ujar Penjabat (Pj).Bupati Penajam Paser Utara di Penajam.

Pemutakhiran IDM sangat membatu pemerintah desa dalam mengalokasikan anggaran, lanjut dia, yahh tepat sasaran atau sesuai kebutuhan masyarakat.

Diharapkan seluruh pemerintah desa menjadikan IDM sebagai dasar dalam menentukan program dan kegiatan, setiap desa harus menyajikan data akurat menyangkut jumlah penduduk, data warga kurang mampu, luasan wilayah dan kebutuhan infrastruktur.

IDM sangat penting dalam menentukan tingkat keberhasilan program dan kegiatan pembangunan yang dicanangkan oleh desa, keberhasilan pembangunan itu dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan pemutakhiran IDM perangkat desa erat kaitannya dengan upaya peningkatan pelayanan publik di tingkat desa, kata dia, pemerintah kabupaten komitmen terus memberikan dukungan terhadap pemerintah desa untuk mencapai pembangunan tepat sasaran.

Pelatihan pemutakhiran IDM memberikan pemahaman kepada kepala desa dan perangkat desa, jelas dia lagi, menyangkut indikator pencapaian kinerja dam penentuan kegiatan, serta program pembangunan desa.

“Pemerintah kabupaten terus tingkatkan wawasan dan pengetahuan untuk kapasitas SDM di pemerintahan desa,” ucapnya.

Pelatihan pemutakhiran IDM dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara kolaborasi dengan Lembaga Smart Academy (LSA).

Kepala desa juga diingatkan untuk menggunakan dana desa secara tepat guna, tepat sasaran melalui musyawarah agar bisa mempercepat pembangunan desa.

“Kami tegaskan gunakan dana desa dengan benar sesuai peruntukannya agar tidak ada permasalahan dalam penggunaan dana desa itu,” kata Makmur Marbun. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.