Kabupaten PPU Bagikan 3.520 Bibit Pohon Wujudkan Sekolah Hijau

Bagus Purwa

Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana. (Ist)
Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,.membagikan 3.520 bibit pohon guna mewujudkan lingkungan sekolah hijau di daerah yang dikenal Benuo Taka itu melalui program gemar menanam.

“Kami bagikan 3.500 bibit pohon produktif untuk ditanam di lingkungan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Penajam Paser Utara Safwana di Penajam.

Pembagian bibit pohon produktif tersebut bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menyukseskan program Sekolah Adiwiyata atau sekolah hijau.

Sekolah hijau memiliki tujuan memberikan kesadaran warga sekolah menyangkut perlindungan lingkungan dan mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan. 

“Seluruh warga sekolah diajak peduli dan lestarikan, serta membangun kesadaran terkait lingkungan hidup,” ucapnya.

Sekaligus menciptakan lingkungan bersih dan sehat, lanjut Safwana, serta diajak untuk mengurangi sampah di lingkungan sekolah.

“Wujudkan lingkungan sekolah hijau itu dikemas dalam program gemar menanam pohon,” tambah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru.

Program tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dinas Dikpora juga membagikan bibit pohon produktif ke setiap sekolah, kata Andi Singkerru, tahap awal baru disalurkan 20 bibit pohon tanaman produktif.

Program gemar menanam tersebut selain untuk Adiwiyata, kata dia, juga bertujuan menumbuhkan kebiasaan gemar menanam peserta didik sejak dini, serta mewujudkan lingkungan sekolah yang asri, hijau dan sejuk. 

Bibit pohon produktif yang dibagikan merupakan berjenis pohon buah-buahan seperti mangga, nangka dan lainnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses