Program MBG di Kabupaten PPU Ditangani Badan Gizi Nasional

Bagus Purwa

Sekda Kabupaten PPU Tohar. (Ist)
Sekda Kabupaten PPU Tohar. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara, langsung ditangani Badan Gizi Nasional (BGN), kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten setempat Tohar.

“Seluruh teknis jalannya program MBG diatur BGN, pemerintah kabupaten hanya siapkan bahan baku atau bahan makanan yang akan digunakan,” jelas Tohar di Penajam.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat tugas menyiapkan bahan mentah sayuran, beras dan hewani, yang akan dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan setempat.

BGN juga telah menetapkan membentuk 22 dapur atau satuan pelayanan untuk MBG di Kabupaten Penajam Paser Utara, berdasarkan perhitungan BGN dengan mempertimbangkan jumlah peserta didik sebagai penerima manfaat, juga jarak antar sekolah.

Satu dapur layanan MBG diisi oleh kepala atau pimpinan yang juga didatangkan BGN, menurut dia, untuk tenaga yang dibutuhkan lebih kurang 50 orang dalam satu dapur yang direkrut dari masyarakat lokal.

“Tapi belum dijelaskan rinci kualifikasinya, apakah masyarakat harus lulusan tata boga yang direkrut sebagai pekerja di dapur itu,” ujar Tohar lagi.

Satuan pelayanan MBG juga ada petugas gizi dari puskesmas, dan pegawai dapur bekerja mulai sore, menyiapkan bahan yang dibutuhkan, kemudian memasak pada dini hari, atau pukul 03.00 WITA.

Pemerintah pusat juga menyediakan dana Rp10 miliar setiap tahun untuk satu dapur pelayanan MBG dibawah tanggung jawab kepala atau pimpinan dapur layanan, atau penanggung jawab pada masing-masing dapur.

Informasinya setiap tahun pemerintah pusat memberikan anggaran Rp10 miliar untuk satu stasiun layanan MBG, atau Rp220 miliar setiap tahun digelontorkan pemerintah pusat untuk 22 dapur layanan di Kabupaten Penajam Paser Utara. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses