
Balikpapan, helloborneo.com – Anti Corruption Film Festival (ACFFEST) 2025 berkolaborasi dengan Sineas Balikpapan dan Balikpapan Film Festival menggelar Workshop Film dan Nonton Bareng (Nobar). Kegiatan yang merupakan bagian Movie Day ACFFEST 2025 digelar di 9 kota di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Movie Day Kaltim 2025 bertemakan antikorupsi, di Kota Balikpapan berlangsung selama 3 hari, mulai 9 hingga 23 Agustus 2025. Tiga titik lokasi disambangi Movie Day Kaltim 2025, yaitu Gedung Creative Center untuk kategori pelajar dan mahasiswa dan PPI Manggar Baru kawasan perkampungan nelayan Manggar untuk kategori umum. Dan dilanjutkan di titik ketiga di Alun-Alun Taman Kota Kabupaten Penajam Paser Utara pada 23 Agustus 2025 mendatang.
Workshop film dan pengalaman menonton film dilakukan secara edukatif, dimana mitra kolaborator Balikpapan Film Festival (BBF) ikuti terlibat langsung dalam kegiatan ini. Balikpapan Film Festival (BBF) yang berdiri sejak tahun 2020 merupakan wadah para sineas muda di Kalimantan Timur untuk menyalurkan karya-karya mereka melalui film.
Selain itu Balikpapan Film Festival (BBF) rutin menyelenggarakan festival film tahunan, screening, workshop offline memalui webinar atau talkshow, yang diharapkan mampu menjadi motivator dalam menyemangati sineas secara langsung merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi pelaku Ekonomi Kreatif khususnya subsektor Film.
Kegiatan ini merupakan pengalaman pertama Balikpapan Film Festival berkolborasi bersama ACFFEST dalam penyelenggaran workshop film dan nobar. Sembilan film yang ditayangkan dalam program ini memuat pesan dan praktik anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu: Magdalena, Jebakan P,Jebakan P!, Tabrak Lucy, Menabur Angin Menuai Badai, Suka Telor, Kita Mau Jadi Superhero,
Jual Babi, Po10rban, Roti Suci di Hari Sabtu, dan tiga film spesial dari komunitas Kaltim berjudul Game, Suara Ini Ibu, dan Malempake. Dengan totol 313 peserta di dua titik di Gedung Creative Center dan PPI Manggar Baru.

Tak hanya workshop film (pembuatan cerita, penyutradaraan dan sinematografi) dengan pemateri sineas Balikpapan Servita Ramadhianti dan Satya Noveriandy. Kegiatan pemutaran film, juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukatif seperti Games ular tangga, majo dan terajana bertema antikorupsi, uno antikorupsi, Khoot berhadiah, dan sesi diskusi bersama Penyuluh Antikorupsi Kalimantan Timur Retno Indrawati dan Siti Noor Aini di setiap titik pemutaran.
Program ini bertujuan membuka ruang diskusi publik tentang nilai dan praktik antikorupsi dengan cara yang ringan, menyenangkan, dan dekat dengan masyarakat. Penonton diajak merenungkan kembali kondisi sekitar mereka: seperti apa praktik antikorupsi di lingkungan kita? Sejauh mana upaya menanamkan kesadaran antikorupsi kepada generasi muda.
Melalui pendekatan budaya dan sinema, ACFFEST dan Balikpapan Film Festival didukung komunitas film balikpapan (Gambar Gerak, Omba Screening, Rumah Akting Balikpapan) Info Festival, pemerintah serta media kolaborasi Info Festival Film id berupaya memperluas jangkauan pesan antikorupsi hingga ke tingkat akar rumput. Film merupakan medium efektif untuk menyampaikan nilai integritas secara sederhana namun bermakna. (log)
















