TB Sihombing

Paser, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Paser, mendukung penuh anggaran menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur lebih kurang Rp6 miliar.
Dukungan tersebut dibahas DPRD Kabupaten Paser bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI setempat di ruang Bapekat DPRD, Senin.
Pembahasan keikutsertaan kejuaraan olahraga empat tahunan itu, guna mendapat kepastian dari Pemerintah Kabupaten Paser terhadap alokasi anggaran untuk digunakan akomodasi atlet dan official berangkat menuju Kabupaten Berau sebagai tuan rumah Porprov Kaltim pada November 2022.
Ketua KONI Kabupaten Paser, Totok Sumardiono menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk Kontingen tersebut berkisar Rp6 miliar, namun yang diakomodir melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2022 hanya sekitar Rp1,5 miliar.
“KONI hanya dialokasikan Rp1,5 miliar sifatnya hibah, sementara nilai itu hanya cukup untuk rutin kegiatan, kami berharap pemerintah kabupaten bisa menambah kebutuhan di anggaran perubahan,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin mengatakan, dana yang dialokasikan diakui sangat kurang. tetapi kebijakan penganggaran menjadi kewenangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD.
Adanya kebutuhan tersebut diusulkan kembali kepada pemerintah kabupaten agar dialokasilan di APBD Perubahan 2022 lanjut dia, mengingatkan agar KONI menyampaikan kebutuhan anggaran dengan mencantumkan rencana kegiatan.
Hingga kini Disporapar Kabupaten Paser belum mengetahui berapa jumlah cabang olahraga (cabor) maupun atlet yang akan diberangkatkan, sehingga perlu mencantumkan rencana kegiatan untuk jadi bahan pertimbangan TAPD.
“Batas pengesahan anggaran September 2022, jika sudah pengesahan dipersiapkan lebih cepat. Kalau untuk ketersediaan anggaran kami lihat dulu apa saja kebutuhannya nanti di TAPD,” jelas dia.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Paser, Ikhwan Antasari menyatakan, akan mendukung penuh kebutuhan KONI, agar tetap berangkat mengikuti Porprov Kaltim, dan juga akan melibatkan pihak ketiga untuk ketersediaan anggaran tidak mencukupi untuk memberangkatkan atlet tersebut.
“Kami dukung penuh, nanti kami coba libatkan pihak swasta untuk membantu KONI. Banggar juga akan tindak lanjuti anggaran Porprov,” kata politisi Golkar itu.
Namun dia juga mengingatkan, agar KONI mempersiapkan apa saja yang jadi kebutuhan yang akan di alokasikan, legislatif berharap agar segera mendapat jawaban dari pemerintah kabupaten untuk mencari solusi.
“Kami setujui usulan itu, tapi KONI juga harus buatkan apa saja kebutuhannya. Kami tempatkan itu di anggaran perubahan. Yang jelas harus berangkat,” kata Ikhwan Antasari. (adv/bp)

















