ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Adanya keterwakilan dari daerah Kalimantan Timur di Kursi Deputi Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN), Pelaksana tugas Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa tetap bersyukur atas keterwakilan dari daerah Kalimantan Timur
Dikatakan Pelaksana tugas Bupati Kabupaten PPU, Hamdam Pongrewa keterwakilan Myrna Asnawati Safitri patut disyukuri. Meski dirinya berharap bahwa keterwakilan dari daerah Kalimantan Timur setidaknya mencapai angka 40%.
“Alhamdulillah, patut disyukuri karena ada saja orang Kaltim yang nyangkut. Walaupun sebenarnya kita berharap bisa lebih banyak dari itu. Kalau tidak bisa setengahnya, 40% nya. Patut kita berterimakasih masih ada orang Kaltim yang ikut di dalam struktur otorita,” kata Hamdam Pongrewa, rabu (19/10).
Myrna Asnawati Safitri sebagai Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN. Wanita kelahiran Kota Samarinda pada Oktober tahun 1969 ini dilantik oleh Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN pada 13 Oktober 2022 lalu.
Hamdam Pongrewa berharap Myrna Asnawati Safitri bisa dengan segera berkomunikasi kepada jajaran stakeholder, baik pimpinan di daerah Kabupaten PPU maupun Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di kedua Kabupaten tersebut.
“Bu Mirna harus segera mengkonsolidasikan cepat dengan stakeholder yang ada termasuk kepada bupati penajam dan bupati Kukar termasuk Forkompinda dan ketua organisasi ada dan sultan terutamanya baik sultan Kutai dan sultan Paser,” ucapnya.
Hal itu diharapkan terjadi agar pejabat di Otorita IKN bisa saling memberikan informasi antara dua keinginan. Tujuan dari perpindahan IKN dinilai sebagai niat baik, sehingga perlu adanya satu frekuensi dalam proses perpindahan tersebut.
“Supaya informasi dari akar rumput bisa nyambung dengan apa yang menjadi harapan pemerintah pusat,” terangnya.
Pesan pribadi Hamdam Pongrewa kepada Myrna Asnwati Safitri yakni untuk bisa intens secara berkala berkoordinasi. Dengan adanya koordinasi secara intens dianggap mampu untuk menyatukan persepsi terhadap pembangunan IKN.
“Perbanyak saja kordinasi dengan kita ini supaya kita bisa saling melengkapi,” pungkasnya. (log)
















