Penajam Prioritaskan Anggaran Tanggap Darurat Bencana

Ari B

Penajam, helloborneo.com Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memprirotaskan alokasi anggaran tanggap darurat bencana pada APBD Perubahan 2018.

Sekretaris Kab PPU, Tohar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat, memastikan anggaran tanggap darurat bencana menjadi prioritas pada pembahasan APBD Perubahan 2018.

Ia mengatakan sejak terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan pada Maret 2018, pihaknya serius mewaspadai ancaman bencana alam di wilayah Penajam Paser Utara.

“Anggaran operasional untuk penanganan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 2018 dialokasikan Rp500 juta,” kata Tohar.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga menyiapkan dana untuk kejadian tidak terduga, yakni dana bantuan tidak terduga sekitar Rp1,5 miliar.

Ia mengakui anggaran tanggap darurat pada 2018 tersebut turun sekitar 50 persen, dari tahun sebelumnya dari Rp4 miliar menjadi Rp2 miliar.

Besar kecilnya anggaran penanganan bencana, lanjut Tohar, ditentukan mitigasi atau upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana di lapangan.

Pembahasan APBD Perubahan 2018 Kabupaten Penajam Paser Utara, masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait besaran pengembalian dana lebih salur dan penyaluran dana kurang salur.

Namun Tohar memastikan untuk dana operasional BPBD menjadi prioritas untuk mengantisipasi terjadinya bencana di wilayah Penajam Paser Utara.

Angggaran penanggulangan bencana yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 telah habis, dan BPBD membutuhkan anggaran operasional untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam di daerah setempat.

BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara mengajukan tambahan dana operasional pada APBD Perubahan 2018 untuk mengantispasi terjadinya bencana alam, seperti kebakaran, banjir dan longsor. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.