Dinas Pertanian Mengerahkan Petugas Untuk Periksa Hewan Kurban

Bagus Purwa

Ilustrasi Sapi ternak.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengerahkan petugas untuk memeriksa hewan kurban guna memastikan binatang-binatang yang diperjualbelikan untuk kurban memenuhi syarat kesehatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Joko Dwi Fetrianto saat ditemui helloborneo.com, Senin mengatakan, pengecekan menyasar kelompok peternak serta pedagang sapi dan kambing.

Selain memeriksa kesehatan hewan kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara juga melakukan pengecekan terhadap dokumen karantina untuk memastikan kesehatan hewan yang dijual pedagang musiman terbebas dari penyakit.

Pengecekan hewan kurban tersebut untuk mengkonfirmasi sertifikat kesehatan yang sudah dikeluarkan untuk hewan tersebut dari daerah asalnya.

Apabila dalam pemeriksaan ditemukan hewan yang sakit tegas Joko Dwi Fetrianto, akan dikembalikan ke daerah asalnya dan tidak boleh diperjualbelikan.

“Tim akan melakukan pemeriksaan fisik hewan secara rutin sepekan atau dua pekan sebelum Hari Raya Idul Adha,” jelasnya.

“Pemeriksaan hewan kurban itu, diharapkan produk daging ketika disembelih dan dikonsumsi masyarakat kondisinya sehat dan layak,” ujar Joko Dwi Fetrianto.

Dokter hewan yang ditugasi mengecek kondisi hewan kurban menurut dia, diintensifkan saat musim jual hewan kurban hingga menjelang Idul Adha yang menurut kalender jatuh pada 11 Agustus 2019.

Saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban lanjut Joko Dwi Fetrianto, tim akan disebar ke titik-titik lokasi tempat dilaksanakannya penyembelihan hewan kurban di wilayah Penajam Paser Utara.

“Tim akan disebar di lokasi seperti di masjid atau mushala, instansi pemerintahan atau swasta, sekolah dan lainnya yang dijadikan pusat pemotongan hewan kurban,” katanya.

Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara menurunkan sekitar 30 petugas untuk mengawasi serta memeriksa hewan kurban yang dijual peternak setempat maupun pedagang musiman. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.