Ari B

Penajam, helloborneo.com – Penyaluran Batuan Langsung Dana Desa atau BLT DD tahap kelima di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di-30 desa hampir rampung.
“Kemajuan penyaluran BLT DD tahap lima sudah mencapai 90 persen dari 30 desa,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurbayah ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.
Bahkan beberapa desa lanjut ia, sudah mulai menyalurkan bantuan sosial bersumber dari dana desa tahap keenam sesuai jumlah KPM di wilayah masing-masing.
Desa yang menyalurkan BLT DD tahap keenam tersebut rata-rata memiliki jumlah KPM di bawah 100 penerima, kecuali Desa Api-Api dan Wonosari.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi jelas Nurbayah, menginstruksikan penyaluran tahap kelima dan keenam dapat dilakukan dalam satu bulan.
“Untuk perpanjangan penyaluran BLT DD tahap tujuh, delapan dan sembilan ditargetkan selesai Desember 2020,” ucapnya.
DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara meminta pemerintahan desa yang telah rampung menyalurkan BLT DD tahap kelima segera melakukan rapat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Desa atau APBDes Perubahan 2020.
Pemerintahan desa untuk segera membahas APBDes Perubahan 2020 tersebut untuk persiapan penyaluran bantuan sosial bersumber dari dana desa tahap tujuh, delapan dan sembilan.
“Kami minta seluruh desa menyalurkan BLT DD perpanjangan sesuai instruksi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,” kata Nurbayah.
Ia berharap penyaluran bantuan sosial senilai Rp300.000 untuk masing-masing KPM di-30 desa tersebut dapat disalurkan tepat waktu.
DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan penyaluran BLT DD untuk meringankan beban warga terdampak COVID-19 itu tuntas hingga akhir Desember 2020.(bp/hb)
















