
Penajam, helloborneo.com – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila mengatakan tiga wilayah di kecamatan penajam berdasarkan hasil mitigasi bencana tergolong rawan terjadi angin kencang atau puting beliung.
“Sesuai hasil mitigasi bencana yang kami lakukan, tiga wilayah di kecamatan penajam meliputi kelurahan riko, kelurahan gunung steleng dan kelurahan petung terkategori rawan terjadi angin putting beliung”. ungkap Nurlaila saat ditemui helloborneo.com di kantornya.
Sepanjang musim hujan di awal bulan januari dan februari tahun 2021, Nurlaila mengatakan sudah terjadi tiga kali peristiwa angin kencang atau putting beliung yang melanda pemukiman masyarakat.
Oleh karenanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang atau kerusakan pada atap bangunan rumah.
“Memang kita di bencana tindakan mitigasi kita harus kuat karena memang ada wilayah-wilayah yang memiliki potensi angin cukup tinggi. Saya berharap masyarakat wilayah rawan puting beliung dapat mengantisipasi dengan memperkuat bangunan rumah terutama atap serta meminimalisir terjadinya pohon tumbang”.
Selain itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara juga meminta kepada seluruh pemerintah desa dan kelurahan untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan bencana selama memasuki masa pancaroba atau peralihan musim tahun ini.
“Kami minta pejabat kewilayahan mulai kecamatan, desa dan kelurahan lakukan identifikasi kerawanan banjir dan longsor menghadapi peralihan musim tahun ini,”. jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila. (adv/hb)
















