Arus Balik Mudik H+4 Penumpang Sepi, Bus Lintas Paser – PPU Diambang Merugi

Foto Istimewa.

Tana Paser, helloborneo.com – Sejak 6 hingga 17 Mei, terhitung sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan kepada semua masyarakat untuk tidak mudik lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. Tanpa terkecuali secara langsung, kebijakan tersebut juga berdampak pada penghasilan penyedia jasa transportasi.

Salah satunya Perusahaan Otobus (PO) jalur Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kaltim, yakni jurusan Paser – Penajam Paser Utara (PPU) diketahui selama sepekan ini tidak beroperasi. Tepatnya, sejak Minggu (9/5/2021) lalu.

Diungkapkan oleh supir bus lintas kabupaten itu, sebut saja Anto mengaku tidak beroperasi karena kebijakan larangan mudik.

“Seminggu kami tidak beroperasi. Lagian juga tak ada penumpang. Sepi sekali,” katanya, Senin (17/5/2021).

Untuk tetap beroperasi Anto mengaku harus berpikir ulang, jika tidak ada penumpang ia akan merugi.

“Ini mobil (bus) stand by dari Petung. Kalau tetap ke terminal. Takutnya lari kosong. Yang ada rugi diminyak (Bbm,red),” sebutnya.

Anto mengungkapkan, dalam sehari minimal mengeluarkan modal sekira Rp 500 ribu. Sudah termasuk solar dan biaya lainnya.

“Kalau cuma dua penumpang saja. Mending kami tidak narik (beroperasi),” jelasnya.

Beruntung, hari ini, Senin (17/5/2021). Aktivitas masyarakat kembali normal. Khususnya bagi pekerja dan berdampak positif bagi penyedia jasa transportasi.

Mengingat banyak yang menggunakan bus beridentitas Kota Balikpapan. Namun bekerja di Kabupaten Paser. Meski bus yang biasanya memuat hingga 30-an orang itu, tak terisi penuh.

“Hari ini ada delapan penumpang. Alhamdulilah. Ya tinggal berharap ada penumpang lain, saat bus jalan, meski tak pasti,” harap Anto.

Jika dibandingkan dengan momen lebaran tahun lalu, diungkapkannya berbanding jauh. Masih terjadi lonjakan penumpang.

“Lebaran tahun 2020 dengan situasi yang sama. Rame tahun lalu. Ini sekarang sepi,” pungkasnya.

Sebagai catatan, ongkos transportasi dari PPU – Paser, dan sebaliknya, Rp 50 ribu per orang. Sementara untuk bus PP ada 9 unit dengan rincian 4 bus di Terminal Penajam, serta sisanya di Terminal Kilometer 7 Kecamatan Tanah Grogot. Sementara jadwal keberangkatan pukul 09.00 WITA, 10.00 WITA dan terakhir pukul 13.30 WITA.(/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.